Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Proses Pembangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) "NURUL HIDAYAH" Diduga Takmengindahkan Undang-Undang No.14 Tahun 2018

by Gardatipikornews
11 Juli 2023 - 493 Views
Sukabumi, Jawa Barat |

Gardatipikornews.com


- Lagi-lagi dalam proses pembangunan tak mengindahkan UU No.14 tahun 2018, tentang keterbukaan informasi publik. Kamis 06 / 07 / 23. Salah satu sekolah Nonformal MDTA "NURUL HIDAYAH" yang berada di kampung, Cipeuteuy RT 04/02 Dusun Arendah. Desa cipeuteuy . Kecamatan Kabandungan. sedang mengerjakan pembangunan Ruang kelas Baru (RkB),dengan cara meningkatkan badan bangunan sekolah menjadi dua lantai,tak hanya mengindahkan UU.No .14 thn 2018, pihak pengelola/sekolah di duga tidak merealisasikan apa yg di ajukan dalam Rencana Anggaran Biaya( RAB ) awal. Seperti biasa nya jika pengajuan RKB tentulah sudah ada lokasi tempat (tanah kosong) yang memang siap di bangun untuk Ruang kelas baru tersebut. Akan tetapi pihak pengelola malah membuat bangunan baru di badan bangunan yg memang sudah ada beberapa tahun lalu,dengan cara membuat tiang-tiang penyanggah yang di suntikan ke pondasi terdahulu. Setelah meninjau ke lokasi pembangunan tim media Gardatipikor langsung menemui pihak pengelola sekolah, di kediaman BPK oma (selaku komite) dan BPK endang (selaku ketua yayasan), kita ( awak media) sesuai dengan tupoksi nya yaitu mengkonfirmasi dan menyampaikan beberapa temuan di lokasi yg memang di duga tak sesuai sebagai mana mesti nya. Hal tersebut tentunya sudah tidak sesuai dengan rencana awal yang di ajukan di dalam proposal,dan yg lebih menjadi sorotan tidak ada nya pemasangan papan informasi proyek pembangunan sekolah tersebut,yang menimbulkan tanda tanya bagi publik. "Pihak pengelola menjelaskan bahwa anggaran tersebut di ajukan pada tahun 2019 lalu namun tidak ada respon juga , di tahun 2022 kita mengajukan kembali dan Alhamdulillah kita mendapat dana hibah dari salah satu dewan dari tingkat provinsi Jawa Barat. Memang anggaran tersebut adalah RKB akantetapi melihat dari lokasi yg memang tidak ada kita berunding dengan para ahli bangunan bagaimana jika menaikan bangunan menjadi dua lantai dengan cara menyuntik dari pondasi bangunan yg sudah ada.bahkan mengenai papan infomasi publik beliau menerangkan bahwa Sanya,tidak terlalu di haruskan, dan itupun sudah bertanya kepada forum yang menaungi setiap MDTA.jelas nya Pewarta : Hasan Gtn
Sebelumnya
Silaturahmi AFC Tangsel Komitmen Menang Menang...
Selanjutnya
Walikota Eva Dwiana Ikut Serta Kegiatan Clean Up Pantai Bersama Komunitas...

Berita Terkait :