Cianjur || Gardatipikornews.com
- Warga desa Sukarame kecamatan sukanagara kabupaten cianjur baru baru ini mendapat bantuan salah satunya berbentuk beras buntut dari musibah rumah yang terkena angin puting beliung. Kronologisnya berawal ketika kades sukarame meminta bantun sekdes gunung sari (uje) untuk mencari orang yang mau membeli beras dan pada akhirnya sekdes merekomendasikan Dasep alisa lah yang akan menerima beras sehingga terjadi transaksi antara sang kades dengan dasep. Mungkin karena saking menumpuknya beras bantuan didesa sukarame sehingga timbul otak sesat sang kades untuk menjual sebagian beras tersebut. Selanjutnya Dasep Alis menyuruh seorang sopir Sebut saja pong (52). Ketika ditanya tentang alur penjualan beras tersebut Pong menyebutkan bahwa dirinya hanya mendapat perintah untuk membawa beras tersebut oleh Dasep alisa dari kades sukarame.
Lebih jauh pong menjelaskan beras tersebut berjumlah delapan karung yang isi perkarungnya 50 kg sehingga total keseluruhan beras yang dijual kepada Amih warga kampung leuwibunder sukanagar itu berjumlah empat kwintal.
Ketika ditanya mobil yang dipake ketika mendistribusikan beras hasil maling tersebut pong menjawab bahwa waktu itu memakai mobil ambulan anggota dewan DPRD kabupaten cianjur yaitu mobil ambulan fuad faisal dari partai PKB.
Ketika dikonfirmasi oleh awak media sekdes gunungsari mengakui dan membenarkan bahwa dirinya dimintai untuk mencari orang yang butuh beras sehingga disambungkan dengan Dasep Alisa yang pada akhirnya ompong sebagai eksekutor menjual beras bantuan tersebut kepada penadah yaitu istri H.Dasep alias Amih yang berdomisili dileuwi bunder kecamatan sukanagara(Gus/Wan)
( @Ddn. GtN )