Bogor || Gardatipikornews.com -- Selasa, 23 Desember 2025 Pukul. 07.30 Desa Cogreg tampak ada sebuah kesibukan dan ada sedikit kemacetan di Jln. Raya Pahlawan Rt. 006/07 di pintu masuk Klinik Utama Rawat Inap (KURI) Parung. Dimana beberapa waktu lalu telah diresmikan Klinik Parung dan kini dinaikkan statusnya menjadi Klinik Utama Rawat Inap.
Hari ini Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakilnya Jaro Ade meresmikan peningkatan Klinik Utama Rawat Jalan Parung menjadi Klinik Utama Rawat Inap (KURI) Parung. Peresmian peningkatan kelas ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan layanan kesehatan berkualitas yang mudah diakses masyarakat Parung dan sekitarnya.
Peresmian tersebut dihadiri, diantaranya Camat Parung Adhi Nugraha S.Stp MH , Camat Ciseeng Subhi SH M.Si, Camat Gunungsindur M. Jamaludin S.Stp M.Si, Kapolsek Kompol Maman Firmansyah SH, Danramil Kapt. Inf. Rahmat Saleh, Waliikota Bogor, Ketua Dprd Kab. Bogor, Sekda Kab. Bogor, Hj. Ade Yasin Munawaroh, Dir. Bank Jabar Cab. Cibinong, Kades Cogreg Mad Yusuf Supriatna, Kades Bojong Indah M. Satiri, Kades Bojong Sempu Pitung Abdurahman, Kades Waru Muhidin, Kades Iwul Nasim Setiawan, para Sekdes se Kec. Parung, PKM Ciseeng (Ajat Sudrajat) serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan sambutan singkat Bupati Bogor Rudy Susmanto dengan bahasa yang lembut dan merendah serta wibawa menuturkan bahwa Bupati Bogor sama sekali tidak memberikan sedikitpun kontribusi pada pembangunan Klinik Parung yang kini naik kelas menjadi Klinik Utama Rawat Inap, dan ini semua berkat kepepimpinan Bupati Bogor kala itu Hj. Ade Yasin.
Dalam kesempatan tersebut pula Bupati Bogor Rudy Susmanto juga menyerahkan bus sekolah secara simbolis kepada masyarakat Desa Malasari, Kecamatan Nanggung.
Bupati Bogor menegaskan: "Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga dan harus dipenuhi secara adil serta bijak. Untuk itulah Pemerintah Daerah harus hadir memastikan layanan kesehatan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kab. Bogor."
KURI Parung saat ini telah dilengkapi fasilitas rawat inap dengan total 24 tempat tidur, terdiri dari ruang rawat inap laki-laki, perempuan, anak, serta Instalasi Gawat Darurat (IGD). Klinik ini juga didukung 66 orang, terdiri dari perawat profesional dan tenaga medis lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bogor Fusia Meidiawaty menjelaskan kepada GTN bahwa KURI Parung telah beroperasi dengan IGD 24 jam serta layanan rawat inap dewasa dan anak. Layanan yang telah tersedia meliputi kebidanan, penyakit dalam, anak, paru, bedah umum, gigi, dan klinik umum, didukung fasilitas radiologi, laboratorium, farmasi serta gizi.
Pewarta: Agustion