Gardatipikornews.com
- Sabtu,10/02/2024, Tentara Nasional Angkatan Darat (TNI AD) adalah pilar utama dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara. Denpom IX/2 Mataram untuk memastikan kehandalan dan kesiapan personel nya, Pomad TNI AD tidak hanya fokus pada aspek fisik dan teknis, tetapi juga mengutamakan kesehatan dan ketahanan mental. Dalam upaya menjaga kualitas dan integritas anggota nya, Denpom IX/2 Mataram secara berkala melaksanakan operasi pencegahan terhadap penggunaan narkoba dan minuman keras di Wilayah Propinsi Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan di mulai pada Pukul 22.00 Wita s/d 01.30 Wiya
Personil yang diturunkan sebanyak 26 orang dipimpin oleh Kapten CPM I Wayan Cambre, SH. Didampingi 4 perwira dan unsur Lidpamfik serta personelnya di Subdenpom IX/2-1 dan Subdenpom IX/2-2 secara bersamaan melaksanakan razia malam ditempat hiburan malam yang berpotensi rawan keributan, bertempat disejumlah cafe-cafe yang menyuguhkan minuman keras dan tuak.
Kegiatan Penertiban di kawasan Kota Mataram dan Lombok Barat sekitar Senggigi dan Pulau Sumbawa. Adapun pengunjung diperiksa identitas seperti KTP dan identitas lainnya, tempat-tempat hiburan malam cafe-cafe dan THM yang ada.
Dalam pelaksanaan kegiatan razia tersebut Dandenpom IX/2 Mataram Letkol CPM Ahmad Suraidy, SH., MH. Menyampaikan kepada awak media, Operasi Razia yang dilakukan oleh personil Denpom IX/2 Mataram bukan hanya sekedar upaya penegakkan hukum diwilayah Propinsi Nusa Tenggara Barat, tetapi juga merupakan langkah awal preventif yang bertujuan untuk melindungi anggota dari bahaya yang ditimbulkan oleh penggunaan zat-zat terlarang.
"Salah satu keunggulan dari operasi razia Opsgaktib Waspada Wira Tombak 2024 ini adalah pendekatan humanis, yang dilakukan personil Denpom IX/2 Mataram. Mereka tidak hanya fokus pada penegakkan hukum, tetapi juga memberikan perhatian khusus terhadap anggota yang terlibat dalam penggunaan narkoba dan minuman keras, agar jangan sampai ada anggota yang terlibat dengan barang terlarang tersebut. Karena jelas apabila terlibat maka sanksinya hukum jelas bagi anggota TNI AD". Pungkasnya.
"Selain itu juga, operasi Razia Opsgaktib Waspada Wira Tombak 2024 ini juga dilengkapi dengan upaya preventif yang masif, seperti penyuluhan dan sosialisasi tentang bahaya penggunaan narkoba dan minuman keras. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman anggota TNI AD tentang risiko yang dapat ditimbulkan oleh konsumsi zat-zat terlarang tersebut".
"Namun demikian, meskipun upaya pencegahan telah dilakukan secara sistematis, Denpom IX/2 Mataram tetap menghadapi tantangan dalam menjaga agar wilayah hukumnya bersih dari penggunaan narkoba dan minuman keras. Oleh karena itu, kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh anggota dan masyarakat menjadi kunci utama dalam keberhasilan operasi razia ini. Dengan komitmen yang kuat dan kesadaran yang tinggi dari seluruh anggota TNI AD yang ada diwilayah Hukum Denpom IX/2, Kami yakin dapat menciptakan lingkungan yang sehat, bebas dari pengaruh negatif narkoba dan minuman keras. Operasi Opsgaktib Waspada Wira Tombak 2024 bukan hanya sebagai upaya menjaga kehormatan dan martabat institusi, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari komitmen TNI AD khususnya Denpom IX/2 Mataram dalam menjaga kesejahteraan dan keselamatan anggota". Tutup Danpom IX/2 Mataram Letkol CPM Ahmad Suraidy, SH.,MH.
Sumber : Staff Penrem Denpom IX/2 Mataram (Serka I Komang Trisna Aryadi)
Pewarta: Akub.gtn.com