Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Pendidikan - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Dinas Ketahanan Pangan Kembali Mengelar Gerakan Pangan Murah di Distrik Wania

by Gardatipikornews
25 November 2023 - 307 Views
MIMIKA  |

Gardatipikornews.com

  - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua Tengah, melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk yang keempatbelas sepanjang tahun 2023. Berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Wonosari dan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Selasa (21/ 11/2023). Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika, Yulius Koga, S.Sos., M.Si., Perwakilan Kantor Bulog, distributor, Himpunan Pengusaha Unggas Kabupaten Mimika (Hipukami) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan Dinas Ketahanan Pangan Mimika , yang menjadi pemasok Toko Tani. Yulius Koga mengatakan, Gerakan Pangan Murah atau pasar murah ini dilaksanakan secara rutin setiap bulan sekali. ''Bahkan sekarang, diadakan mingguan dua kali, dengan tujuan yang sama yaitu menekan inflasi, dan membantu masyarakat kecil untuk dapat berbelanja dengan harga yang terjangkau, karena saat ini banyak komoditas yang harganya sudah naik,'' ungkap Yulius. Yulius mengaku, Kabupaten Mimika adalah salah satu kota di Papua Tengah yang dijadikan barometer. Artinya, bila harga pangan atau inflasi meningkat di Mimika, maka di kabupaten lainpun akan terdampak inflasi. Oleh karena itu, kami selalu berusaha untuk menekan harga dari kelompok pangan. Karena jika kita berbicara terkait inflasi, bukan hanya pangan, tetapi semua komoditi, katanya. Ia pun mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Mimika, untuk menghentikan boros pangan. ''Harus budayakan makan makanan lokal, jangan dibiasakan makan nasi, karena harga beras kadang naik sangat tinggi,'' pesannya. Sementara itu, untuk volume komoditi sembako yang disediakan pada Gerakan Pangan Murah di Distrik Wania pada Kelurahan Wonosari Jaya dan Kamoro Jaya, yakni beras sebanyak 800 karung, tomat 400 kg, cabe 200 kg, bawang merah dan bawang putih masing-masing disiapkan 800 kg, gula 2000 kg, susu 2000 kaleng, minyak goreng sebanyak 2000 liter, serta telur sejumlah 2045 rak. Komoditas yang dijual pada Gerakan Pangan Murah kali ini diantaranya, beras Premium 10 kg dengan harga Rp 122.000, beras SPHP 5 kg Rp 54.000, gula 1 kg Rp 12.000, minyak goreng 1 liter Rp 14.000, telur 1 rak Rp 55.000, bawang merah 1 kg Rp 25.000, bawang putih 1 kg Rp 30.000, tomat 1 kg Rp 10.000, cabe rawit Rp 60.000, terigu 1 kg Rp 10.000, dan daging ayam potong lokal 1 ekor Rp 50.000. Warga Kelurahan Wonosari Jaya dan Kamoro Jaya, Distrik Wania, terlihat antusias dengan adanya Gerakan Pangan Murah dari Dinas Ketahanan Pangan Mimika dan tertib berbelanja bahan kebutuhan pokok sehari-hari.   ( @Kaperwil  Papua )
Sebelumnya
Dinas Ketahanan Pangan Mimika Gelar Gerakan Pangan...
Selanjutnya
Polsek Miru Mengelar Jumat Curhat Di-Kampung Mawokauw...

Berita Terkait :