Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Keluarga Korban Dugaan TPPO di Nagrak, Inginkan Melihat Sosok Ketua P2TP2A Kabupaten Sukabumi Hadir Mendampingi.

by Gardatipikornews
06 Desember 2023 - 850 Views
Sukabumi, Jawa Barat |

Gardatipikornews.com

-  Hampir dua pekan keluarga korban dugaan Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) menunggu kedatangan dari Ketua Umum Pusat Terpadu Pelayanan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak putrinya kembali ditemukan setelah hilang tanpa kabar selama 18 hari. Namun, hingga saat ini, lembaga yang melindungi Ibu dan anak tak kunjung datang sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan atas musibah yang di alami oleh salah satu keluarga di Wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Menurut Ayah Korban, R (47) mengatakan, musibah yang menimpa Putrinya sama sekali tak diinginkan terjadi, namun musibah itu datang kepada keluarga kami. "Alhamdulillah, Putri kami saat ini mendapatkan perhatian khusus dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, dan kondisinya sudah mulai membaik," ungkap Ayah Korban kepada Awak Media, Selasa (05/12/2023). Lanjutnya, sejak Putrinya ditemukan, belum ada kunjungan dari pihak P2TP2A Kabupaten Sukabumi, yang di ketuai langsung oleh Hj Yani Marwan Hamami, Istri dari Bupati Sukabumi H Marwan Hamami. "Mungkin ibu Hj Yani saat ini lagi sibuk, sehingga beliau belum sempat berkunjung sebagai empati dan simpati atas musibah yang kami alami sekedar memberikan dukungan kepada keluarga kami," ujarnya. "Mudah-mudahan Bu Hj Yani selalu ketua P2TP2A Kabupaten Sukabumi, bisa ikut memberikan bantuan, baik dari segi pendamping kepada korban, Soalnya dari kementerian saja turun tangan, masa sih... P2TP2A Kabupaten Sukabumi tidak peduli," pungkasnya. Saat, ini kasus dugaan TPPO masih di dalami oleh pihak Polres Sukabumi melalui unit PPA. Pewarta : @Mardi GTN
Sebelumnya
Syukuran HUT Korpri Ke 52, Kapolresta Mataram Berikan Semangat Dan Motivasi ASN Polresta...
Selanjutnya
Kepala Desa Rawi M.Amin Sambut Baik Kunjungan Mahasiswa-Mahasiswi KKN...

Berita Terkait :