Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Mangkraknya Preservasi Jalan Transulawesi yang Memakan Banyak Anggaran didemo Massa Konawe Utara

by Gardatipikornews
10 September 2024 - 723 Views
    Sulawesi Utara || Gardatipikornews.com - mengelar aksi demonstrasi di BPJN Sultra atas dugaan mangkraknya preservasi jalan transulawesi kab. Konawe utara, yang menghabiskan anggaran yang begitu fantastik. Jendral lapangan, sandi nayoyan, mengungkapkan bahwa proyek tersebut, yang melibatkan dua kontraktor yakni PT. MSSP dan PT. AL belum kunjung menyelesaikan proyek preservasi jalan transulawesi di Kabupaten Konawe Utara provinsi Sulawesi Tenggara, proyek tersebut diduga menghabiskan anggaran sekitar Rp 48.855.964.000,00 tahun anggaran 2021. “Kami mempertanyakan pelaksanaan proyek tersebut yang dilakukan oleh PT. Manunggal Sarana Surya Pratama dan PT. Anak Lorong pada tahun 2021 lalu,” tutur sandi kepada media pada Selasa (10/9/2024). BACA JUGA : https://gardatipikornews.com/jaksa-agung-muda-tindak-pidana-umum-menyetujui-3-pengajuan-restorative-justice-dalam-tindak-pidana-narkotika-2 Sandi mengatakan bahwa pekerjaan tersebut, yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara, diduga mangkrak sampai saat ini Di sisi lain Kejati Sultra juga harus memeriksa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 2.3) dan Satuan Kerja (Satker) BPJN Sultra,” tegas sandi. Lanjut sandi nayoyan menyampaikan tidak hanya di Kejati Sultra DPRD Sultra juga akan segera menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama lembaga Aliansi Gerakan Mahasiswa Sulawesi Tenggara (AGM SULTRA) dan beberapa instansi terkait. Kami suda bertandang ke kantor BPJN Sultra untuk meminta pertanggungjawaban kepala BPJN Sultra terkait mangkraknya proyek tersebut namun bukanya solusi yang di berikan oleh BPJN Sultra kepada masa aksi justru tindakan arogansi yang mereka berikan terhadap masa aksi, Tutup sandi nayoyan. (Red)
Sebelumnya
Optimalkan Kesehatan Yustisial di Lingkungan Kerja, PERSAJA Gelar Seminar Nasional Terkait Urgensi...
Selanjutnya
Diduga Polres Binjai Tidak Bernyali Menangkap TT Khan, Pelaku Penyerangan dan Pemukulan Ustad...

Berita Terkait :