Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Pendidikan - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Masyarakat Desa Indrayaman Kecewa Kartu Bantuan PKH Kosong

by Gardatipikornews
06 Februari 2024 - 697 Views
Talawi (SUMUT) |

Gardatipikornews.com

  - Masyarakat Desa Indrayaman Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara, pertanyakan bantuan sosial PKH, Kartu ATM di Blokir. Informasi yang dihimpun, Senin 5 Februari 2024 beberapa warga (KPM) Desa setempat melakukan pengecekan bantuan PKH tersebut di salah satu Brilink terdekat saldo Kartu ATM nya kosong. "kartu PKH saya aktif, tapi setelah saya cek di Brilink saldo rekening kosong, sudah beberapa kali di cek setiap ada bantuan tidak dapat sama sekali, sementara yang lain ada, bahkan ada beberapa KPM itu tergolong warga mampu mendapatkan bantuan PKH dan bansos," ucap Ponidin (60) salah seorang KPM warga Pinang Baris Desa Indrayaman kepada wartawan. Sebagai Masyarakat yang tergolong Kurang mampu, dirinya merasa kecewa terhadap pemerintah Desa Setempat dengan bantuan sosial yang di duga tidak tepat sasaran. "saya sebagai masyarakat Indrayaman pinang baris batu bara merasa kecewa dengan bantuan PKH ini yang terkesan pilih kasih atau tidak tepat sasaran. Setiap saya tanya kadus nya jawabanya nanti setelah penutup tahun dan sementara ini sudah pergantian tahun," ujar Ponidin. ( @Red@ksi.gtn.com  )
Sebelumnya
Babinsa Sertu Albar Kene Dari Koramil 0621-22/Parung Gelar Komunikasi Sosial Di Desa...
Selanjutnya
KPK Harus Turun Proyek Water Tank PDAM Tirta Asasta Diduga...

Berita Terkait :