Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat || Gardatipikornews.com -- Pekerjaan Pembangunan Ruang Kelas Baru di SMK Negeri Kadipaten Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya dengan pagu anggaran Rp. 2.064 118.429,00 (dua milyar enam puluh empat juta seratus delapan belas ribu empat ratus dua pulih sembilan rupiah) dengan kontraktor pelaksana CV Kurnia, konsultan pengawas CV Mitra Design Konsultan dengan waktu pelaksanaan 120 hari kerja, jadi sorotan, diduga abaikan UUD No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan lnformasi Publik.
"Berawal ketika awak media berkunjung ke Sekolah SMK Negeri Kadipaten Kab Tasikmalaya, menurut keterangan Scurity Sekolah ketiaka ditanya , menjawab, " bapak kepala sekolah barusan berangkat pak keluar, begitupun wakasek dan humas lagi tidak ada dikantor, kalau pekerjaan itu dilaksanakan pihak ke tiga pak ," Ujarnya.
Selanjutnya awak mediapun memantau pekerjaan yang sedang berjalan, dari pantauan awak media dilapangan tampak jelas para pekerja tidak semuanya menggunakan APD (alat pelindung diri) bahkan ada yang pake sandal jepit, begitupun papan informasi terlihat dipasang di belakang dan direksikeet di dalam lingkungan sekolah , ketika melihat papan informasi dengan jelas tidak tercantum sumber anggarannya .

"Lantas awak media bertanya kepada salah satu pekerja dan ketika ditanya mengatakan, " kalau pelaksana pak Dedi pak, kalau APD gak dipake karena hujan,." Ucapnya padahal cuaca masih cerah.
Sementara menurut Dedi selaku pelaksana lapangan ketika dikonfirmasi mengatakan, " saya cuma pelaksana lapangan
"Kalau terkait APD ada pak ,dan saya sudah mengarahkan ke para pekerja untuk memakai APD selama bekerja, terkait direksikeet dilingkungan sekolah, saya cuma menuruti arahan dari kantor pak dan kalau untuk sumber anggaran yang tidak tercantum dipapan informasi , saya kurang tahu pak, saya cuma mengawasi bahan ada dan pekerjaan ada,." Katanya.
Masih ditempat yang sama Dani menambahkan, " kalau saya sama pak Dedi cuma dilapangan dan mengikuti arahan dari kantor, dan namanya pak Misbah pak, " Ujar Dani , Rabu 01/10/2025.
Selanjutnya awak mediapun melakukan konfirmasi melalaui tlpn whatsAp milik Dani kepada pelaksana yang bernama Misbah, dikonfirmasi terkait direksikeet yang ada dilingkungan sekolah dan sumber anggaran yang tidak tercantum dipapan informasi, menjawab, " harus pak, karena pekerjaannya berada di dalam lingkungan sekolah ,kalau diluar tidak mungkin jadi harus dekat dengan lokasi kegiatan, terkait papan informasi karena kemarin ada peresmian akbar sampai terpal pada acak acakan sehingga dipasangkan dibelakang, harap maklum saja ,kalau akang datang dari awal pasti lihat dipasangnya di depan kantor kepala sekolah , kalau terkait APD , saya belikan 20 pasang walaupun yang di RAB cuma 15 pasang bahkan ada di foto pak, tau gimana anak-anak harap dimaklum saja pak, kadang Helm juga di pake ngambil air dipake nyiukan cai sehingga kerjaan saya sulit, tau gimana anak - anak padahal saya ngomongin tiap hari eh gerah gerah gitu pak, " Ucapnya.
Saat dikonfirmasi terkait sumber anggaran yang tidak tertulis dipapan informasi Misbah jawab ," Sumber anggaran dari APBD pak , ditanya kenapa tidak tertera sumber anggarannya dipapan informasi , dijawab, "saya petik dari KCD pak , dari Pengawas lapangan papan informasi harus seperti ini,
Sehingga saya frint seperti itu apa yang tertera di PPK KCD tidak melebihi dan tidak mengurangi ," Pungkasnya Misbah selaku pihak Pelaksana.
( @Jana Kaperwil GTN**