Kepala Desa H. Apendi SE M.Si bersama aparatur desa menyambut kehadiran undangan aparatur Kecamatan Ciseeng: Sekcam H. Agus Sopyan S.KM M.A.P, Kasipem Wawan Hartawan S.Sos, Kasi Ekbang H. Lukman Ariadi S.Ip, Kasi Penkes Ade Kurniawan S.Km, Sudarajat S.Sos, Hendra Gunawan S.Sos, Yoga, Evi Amalia, juga Kepala Desa Cibeuteung Muara H. Asep Suhendar bersama Edy Permana dan Cecep, Kepala Desa Parigimekar Ade Syaprudin Ma'mun, Kesra Andi Parto, perwakilan Pemdes Tegal Kecamatan Kemang, para Ketua Rt, Ketua Rw, Kadus, BPD, LPM, perwakilan dunia pendidikan, Upt, Psda, para kader Posyandu/Paud, IPSM Kecamatan dan Desa Babakan. Rapat Musyawarah Desa dimonitor oleh Babinsa Sertu Bagus Setiawan dari Koramil 0621-22/Parung.
Usai menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Tegar Beriman, Sekdes yang saat rapat menjadi pembawa acara memberikan waktu pada Kepala Desa H. Apendi SE M.Si untuk memberikan paparan dan arahan kepada para undangan yang hadir.
H. Apendi menuturkan kalau rapat musyawarah desa tahun 2024 sangat perlu sekali. Pengelolaan desa sangat aktif luar biasa, karena memang harus betul-betul dikuasai. Rencana pembangunan tahun 2024 yang memang dirancang dimulai dengan rapat musdus terus musrenbangdes, kemudian ke musrenbang tingkat kecamatan diminta arahan dari pihak Kecamatan Ciseeng untuk tahun berikutnya.
Kepala Desa H. Apendi SE M.Si menyinggung masalah program Samisade yang dikatakannya sangat berhasil. Berharap program Samisade ini menjadi nilai ibadah. Setiap dikucurkan ke pemerintah desa yang didapat banyak azas manfaatnya. Dengan harapan untuk program Samisade 2023 tetap berjalan, karena ada rencana untuk membangun infrastruktur jalan dari Kp. Pondok hingga Kp. Cilangkap.
Sekcam Ciseeng H. Agus Sopyan S.Km M.A.P dalam Program Pembangunan Samisade nanti pada tahun 2024 program tersebut sudah tidak ada, akan berganti dengan "Bantuan Keuangan Desa". Bukan Samisade lagi, dan anggarannya tidak maksimal 1 miliar, melainkan tidak terbatas.
Kasi Ekbang H. Lukman Ariadi S.Ip lalu menyusul memberi pencerahan kepada para undangan yang hadir. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2024, 2025, 2026 akan menghadapi pilkada aparatur desa harus memiliki Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2024 - 2026 pengganti RPJMD Tahun 2018 - 2023.
Sekdes Atma Wijaya diakhir-akhir acara memberikan arahan pula kepada para undangan terkait pembangunan yang akan diusulkan oleh perwakilan pihak sekolah.
Ujung acara rapat musyawarah desa dilakukan sesi tanya jawab dan juga pengusulan-pengusulan untuk pembangunan di tahun 2024.
Reporter: Agustion Kaperwil Jabar