Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

*Pengamat: Sejak Dilantik Jadi Kabareskrim, Komjen Agus Andrianto Sudah Dibidik*

by Gardatipikornews
26 November 2022 - 667 Views

INFO TANGERANG | Gardatipikornews.com -


Jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri merupakan jabatan prestige yang merupakan ujung tombak penegakan hukum di Republik Indonesia. Hal ini disampaikan oleh pengamat hukum dari Universitas Muhammadiyah Tangerang Gufroni, SH, MH. "Reserse itu rohnya Kepolisian, karena wewenang penegakan hukum ada disana", ujar Gufroni kepada awak media Sabtu (26/11). Advokat publik ini mengungkapkan bahwa sebenarnya Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto sudah lama dibidik. "Saya menilai, Komjen Agus Andrianto ini sudah lama dibidik sejak dilantik jadi Kepala Badan Reserse Kriminal Polri", tegas Gufroni. Lebih lanjut Gufroni menyampaikan bahwa hal ini sudah terjadi sejak pergantian Kapolri pasca pensiunnya Jenderal Idham Aziz. "Publik semua tau, waktu itu Komjen Agus juga masuk bursa calon Kapolri, dan semua kalangan tau beliau adalah calon yang paling santai dan tetap fokus bekerja sebagai Kabaharkam Polri, tidak juga bermanuver kesana kemari", papar Gufroni. Masih menurut Gufroni, sejak dilantik jadi Kabareskrim Polri, sudah mulai kelihatan kelompok-kelompok dari internal dan eksternal Kepolisian yang merasa kepentingannya terusik. "Mungkin ada yang kepentingannya terganggu, kepentingan yang tidak terakomodir dan lain sebagainya", tegas Gufroni. "Saya ingat betul, ada sebuah guyonan ketika ada 2 orang berperkara, yang benar akan menang dan yang salah akan dongkol kepada 2 orang sekaligus yaitu polisi dan pihak yg benar", kelakar Gufroni. Di Kepolisian sendiri sebenarnya publik tau, terdapat gerbong-gerbong, geng-geng dan lain sebagainya yang saling sikut. Pewarta : Arul@kaperwil_banten
Sebelumnya
*Hadiri Acara Puncak Sail Tidore 2022, Mendagri Serahkan ADM untuk Masyarakat Kota Tidore...
Selanjutnya
*Pusdokkes: Dua ruang operasi disediakan tangani korban patah tulang akibat gempa...

Berita Terkait :