Bogor || Gardatipikornews.com -- Program Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa yang hanya ada di Kabupaten Bogor telah berjalan 5 tahun diawali pada Oktober 2021. Sebelumnya dikenal dengan Program Samisade (Satu Miliar Satu Desa), kemudian dilanjut dengan Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa (Bankeu).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana menaikkan Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk desa pada Tahun 2026. Bantuan tersebut naik dari Rp. 1 Miliar menjadi Rp. 1,5 Miliar.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, rencana tersebut ada karena Pemkab Bogor tidak hanya ingin bantuan itu fokus pada insfratruktur desa, namun juga sektor lain yang lebih luas.
“Kita rencanakan mudah-mudahan nanti disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor. Nilainya per tahun yang tadinya maksimal Rp1 miliar menjadi maksimal Rp1,5 miliar,” ungkap Bupati Bogor Rudy Susmanto kepada wartawan pada beberapa waktu lalu.
Sambil menanti Bankeu menjadi 1,5 Miliar, Pemdes Cogreg Kec. Parung tetap berkomitmen bahwa program Bankeu harus terus berjalan, maka pemdes yang dipimpin Kepala Desa Mad Yusuf Supriatna tersebut merealisasikan beberapa titik pembangunan infrastruktur, diantaranya Betonisasi Jalan Desa di Jalan Damai Rw. 07. Dengan volume: Panjang 360 M x Lebar 2,5 M x Tebal 0,15 M. Anggaran digelontorkan dari ABPD Kab. Bogor sebesar Rpp. 225.000.000,- (sudah termasuk Pajak).
Kepala Desa Mad Yusuf Supriatna yang akrab dengan awak media saat ditemui GTN didampingi TPK Edi Suhaedi kemarin (Jumat, 24 Oktober 2025) menuturkan bahwa pembangunan harus terus berjalan berkesinambungan melalui APBD Kab. Bogor. Ia juga mengharapkan setelah selesai pekerjaan betonisasi, warga diminta untuk menjaga dan merawat jalan agar tetap awet.
Pewarta: Agustion/Wahyudin