Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Puskemas Ciseeng Bekerjasama Dengan Pemdes Cihowe Dan Karang Taruna Gelar Fogging

by Gardatipikornews.com
05 Februari 2026 - 146 Views

Bogor || Gardatipikornews.com -- Fogging adalah tindakan pengasapan menggunakan mesin untuk menyebarkan insektisida berbentuk kabut halus guna membunuh nyamuk dewasa, terutama vektor penyakit seperti DBD (Demam Berdarah Dengue) untuk memutus rantai penularan penyakit dengan membasmi nyamuk dewasa yang membawa virus, namun tidak efektif untuk telur atau jentik, sehingga perlu dibarengi dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus.

Untuk mencegah merebaknya DBD, Kamis pebruari Pukul. 09.00 hadir perwakilan Puskesmas Ciseeng: Dewi Suryatin, AMKL Sanitarian, Fajriyah Qurota 'Aini, SKM Surveilans, dan Yudha Arya Nugraha ( Mahasiswa Magang Jurusan Kesehatan Lingkungan) di kantor Pemdes Cihowe Kec. Ciseeng.


Kedatangan mereka terkait dengan kegiatan fogging yang akan dilaksanakan pada hari ini, dan disambut oleh Sekdes M. Randi Alhadi, Chaerudin, Ridwan, Kadus 01 Dedi. N, Kadus 02 A'it, Kadus 03 Misra, Rw. Bondan, Rt. Idup, Karsiah, Edi Bohar, H. Yani, Dafa serta Ketua/Pengurus/ Anggota Karang Taruna Panca Karya Ds. Cihowe.

Pelaksanaan fogging difokuskan di wilayah Rw. 02 karena disana sangat riskan dijangkiti jentik-jentik Aedes Aegypti. Dan disana juga terlihat kurangnya akan kebersihan lingkungan. Yahya petugas fogging dengan penuh semangat menjalani tugasnya dengan mengikuti arahan Dewi Suryatin dan Ketua Katar Ds. Cihowe Robi. 

Ketika awak media GTN menemui Dewi Suryatin Amkl Sanitarian dengan didampingi Sekdes M. Randi Alhadi menuturkan kalau Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Pencegahan utama adalah memutus rantai nyamuk melalui PSN/3 M Plus (Menguras, Menutup dan Mendaur ulang), menggunakan kelambu, lotion anti nyamuk, memakai pakaian tertutup. Gejala utamanya meliputi demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri otot/sendi, dan bintik merah. 

Pencegahan dan pengendalian penyakit DBD diantaranya: 

- Membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, drum, dan pot bunga secara rutin.

- Menutup rapat tempat penyimpanan air.

     . Mengelola barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

- Menggunakan obat nyamuk (oles/semprot), memasang kawat kasa, menanam tumbuhan pengusir nyamuk (lavender, serai), dan memelihara ikan pemakan jentik.

     . Meningkatkan Kebersihan Lingkungan yang Optimal secara Rutin

Pewarta: Agustion/Revi/Wahyu

Sebelumnya
Tangis Ratusan Masyarakat Dapil VI Antar Supriyati, Warga: Pak Presiden Prabowo Tolong Bebaskan Dia...
Selanjutnya
Soegiharto Santoso Ajukan Keberatan Resmi Ke Bareskrim, Minta Pertanggungjawaban Atas Penghentian...

Berita Terkait :