Bogor - Gardatipikornews.com
Setelah Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor yang diwakili oleh puskesmas-puskesmas, sejak beberapa waktu lalu gencar melaksanakan vaksinasi terhadap masyarakat yang berusia lebih dari 18 tahun, maka digelar pula vaksinasi untuk para siswa sekolah dengan usia 12 tahun- 17 tahun.
Ketika diinformasikan oleh Pemerintah Kantor Kecamatan Ciseeng, maka pada hari Rabu, 1 September 2021 Pukul. 08.00 Gardatipikornews.com hadir di SMAN Ciseeng yang biasa disebut Smancis tersebut. Kedatangan awak media yang juga sebagai Koord. Bogor Raya langsung disambut ramah oleh Humas Smancis Dalen, serta Kepala Sekolah Drs. Arif Setiawan MM, yang didampingi para guru dan staf tata usaha Smancis.
Saat kedatangan Gardatipikornews.com tampak sudah ada tim medis Puskesmas Ciseeng yang dikepalai Dr. Marlina Mafilinda, H. Agus Saipudin Pengawas SMA KCD Cibinong Provinsi Jawa Barat, Sekcam Ciseeng Agus Sopyan S.Km, Kasi Kesehatan dan Pendidikan Ade Kurniawan, Kasatpol. PP Sutarjo SH, Danru Sudarajat S.Sos, anggota Pol. PP lainnya, Sekdes Putat Nutug Yogi Ramadhana, Kapolsek Parung Kompo lPuji Astono SH, Bripka Ade Supiani, Bripka Hary, Serma Dwi Wahyono.
Sebelum pelaksanaan vaksinasi dimulai, Sekcam Agus Sopyan S.Km M.A.P menyampaikan kepada siswa yang hadir bahwa prasyarat pelaksanaan belajar tatap muka para siswa harus di vaksin, dan acara vaksinasi di SMAN1 Ciseeng berjalan lancar.
Sekcam Agus Sopyan kembali melanjutkan: "Vaksinasi untuk siswa baru pertama kali dilaksanakan di Kecamatan Ciseeng yaitu di Smancis. Walau nanti sudah di vaksin dengan vaksin Pfizer, ketika tatap muka, siswa tetap menjaga protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan serta menjaga jarak. Pandemi Covid 19 belum berakhir walau sudah berada di titik aman. Tetap memjaga protokol kesehatan."
Sebagai Promkes Puskesmas Ciseeng yang mewakili Kapuskes Dr. Marlina Mafilinda, Ardi Ridwan S.Km yang menjelaskan manfaat dari vaksinasi bagi seluruh masyarakat.
Menurut Ardi Ridwan S.Km kembali, untuk siswa usia 12 tahun hingga 17 tahun diberikan vaksin Pfizer sebanyak 0,3 Mg dengan 2 x vaksin satu bulan kemudian. Efek samping dari vaksinasi, sisa bisa saja merasakan nyeri di tangan, timbul bintik merah, pusing, demam. Itu dikarenakan vaksin tengah bekerja dan bereaksi di tubuh para siswa.
Untuk menggelar vaksinasi seluruh siswa Smancis pihak Puskesmas Ciseeng telah menyediakan 160 vial Vaksin Pfizer, bagi memvaksin sebanyak 965 siswa SMAN 1 Ciseeng.
Ditengah kesibukannya, Koord.Bogor Raya Agustion meminta pendapat Kepala Sekolah SMAN 1 Ciseeng mengenai pelaksanaan vaksinasi bagi seluruh siswanya.
Dengan ramah Drs. Arif Setiawan MM menuturkan singkat: kepada Gardatipikornews.com "Vaksinasi bagi seluruh siswa SMAN 1 Ciseeng sangat bermanfaat. Alhamdulillah pihak Pemerintah Kecamatan Ciseeng dan Puskesmas Ciseeng memberikan fasilitas serta bantuan, sehingga pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan lancar. Kami berharap seluruh siswa tetap sehat, dan pelaksanaan pelajaran tatap muka tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan. Vaksinasi juga untuk mengedukasi para siswa, tidak bisa bebas kemana saja. Dengan vaksin tersebut dapat terhindar dari wabah Covid 19." (Koord. Bogor Raya Agustion/Doni. R/Yeni)