Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Seorang Dokter Viral Klaim Tidak Ada Pasien Terdiagnosis Covid-19, Apa Tanggapan IDI???

by Gardatipikornews
29 Agustus 2021 - 415 Views

Jakarta - Gardatipikornews.com


Ditengah gencar gencarnya pemerintah dalam PPKM Level 4 untuk menekan kasus penyebaran virus Covid-19. Seorang dokter viral setelah postingan di akun Twitter pribadi, dimana mengklaim tidak ada pasien yang terdiagnosis Covid-19 selama pandemi merebak. Pernyataan dokter bernama dr Adil Adiany dalam tanda tangan surat pernyataan tertulis dalam surat yang dibuat 25 Agustus 2021 dan diunggah di akun Adil Adiany. Sontak mendapatkan komentar pro kontra dari warganet. Berikut pernyataan viral yang diunggah dr Adil Adiany : Yang bertanda tangan di bawah ini, atas nama dr. Adiany Adil sebagai salah satu pihak yang berwenang dan berkompeten membuat pernyataan akan Covid-19. "Bahwa berdasarkan disiplin ilmu saya yaitu berkenaan dengan profesi dokter, sosok ahli dalam penegakan diagnosis, maka saya dengan tegas dan jelas tetapkan bahwa sejak dahulu hingga detik ini para dokter termasuk saya, tidak pernah tegakkan diagnosis Covid-19," demikian pernyataan dr Adil Adiany dalam laman Twitter yang sudah ditanggapi ratusan warganet. Sementara, netizen ikut menimpali cuitan riuh dalam ragam pandangan. Kebanyakan dari mereka mempertanyakan kebenaran sosok yang disebut dokter tersebut, karena mereka kebanyakan mengaku sudah mengalami sendiri rasanya terpapar Covid-19. Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Daeng M Faqih ketika dimintai tanggapannya, menegaskan tengah menelusuri informasi kebenaran dan mencari legalisasi data nama bersangkutan di IDI. "Secepatnya, akan dimintai klarifikasi atas pernyataan yang dinilai keliru, tentunya hal tersebut bisa menimbulkan gaduh dan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Kami sudah kordinasi dengan IDI wilayah setempat untuk menelusuri dan meminta klarifikasi kepada yang bersangkutan," singkat Daeng. Reporter : M Hilal
Sebelumnya
Kementerian PUPR Melalui ( PPDPP) Mengingatkan Bank Penyaluran Dana FLPP Agar memepercepat Layanan...
Selanjutnya
Polres Sukabumi ingatkan pengunjung wisata dan pengelola wisata prokes...

Berita Terkait :