Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

*Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) kembali lakukan Hearing di DPRD Lombok Timur*

by Gardatipikornews
10 November 2022 - 505 Views

LOMBOK TIMUR - NTB | Gardatipikornews.com - 


Ketua SBMI Lombok Timur (Usman,S.Pd ) mengungkapkan, hearing kali ini dilakukan untuk mendesak DPRD Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat mendorong DPRD Kabupaten Lombok Timur untuk segera bersurat ke kemenaker untuk pencairan  Uang Calon PMI Polandia oleh PT Bagoes Bersaudara permasalahanya sudah lama hampir 2 tahun. Desakan tersebut, jelasnya, meminta agar segera dilakukan pengembalian uang CPMI Polandia yang gagal berangkat, khususnya yang berasal dari Lombok Timur. "Tujuan kita kesini DPRD Lombok Timur agar mendorong Pemda segera bersurat kemnaker untuk mencairkan uang menjadi hak calon PMI yang gagal berangkat ke negara tujuan Polandia sebanyak 118 orang yang di dampingi oleh SBMI Lombok Timur sisanya nanti kita laporkan PT Bagoes Bersaudara ke pihak kepolisian agar seluruh aset yang dimiliki di sita guna pengembalian uang calon PMI yang menjadi korban karena ulah oknum para sponsor/ Calo dan PT Bagoes Bersaudara. Alhasil, pertemuan tersebut bersama Ketua DPRD dan Komisi 2 berujung kesepakatan dibuatkannya surat kuasa kepada SBMI terhadap 118 orang CPMI Polandia asal Lombok Timur yang di dahulukan Selanjutnya, Usman menyatakan pihaknya tidak menginginkan adanya penundaan pencairan uang CPMI Polandia ini karena ini sudah masuk 2 tahun dan bahkan ada dari calon PMI tersebut istrinya sampai gila di sebabkan stres di tagih setiap hari oleh tempat mereka berhutang saat ini sedang di rawat di rumah sakit jiwa. DPRD ketua komisi 2 menyetujui usulan SBMI Lombok Timur untuk bersurat ke kemnaker RI segera pencairan dana korban yaitu calon PMI agar bisa cepat terselesaikan dan sepakat akan memyusun regulasi tentang P3MI di Lombok Timur agar mengurangi persoalan dan permasalahan terjadi dan harus ada jaminan PT beroprasi di Lombok Timur Dan meminta pemda untuk perintahkan seluruh desa se Lombok Timur agar segera membuat perdes tentang perlindungan pekerja migran Indonesia agar desa lebih berperan terhadap masyarakatnya yang selama ini terus terjadi  perdagangan orang dan di tipu dengan iming iming bisa mendapatkan majijan yang baik dan mendapat gaji besar. *DN. red@ksi.gtn.com*
Sebelumnya
*Rehab Gedung Dana DAK, Kepsek SMP N 1 Atap 3 diduga langgar PP Nomor 19 tahun 2005 tentang SNP dan...
Selanjutnya
*Antisipasi Kemacetan Personil Polsek Rajeg Polresta Tangerang Giat Protap Strong Point Pelayanan...

Berita Terkait :