Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Pendidikan - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Sosialisasi Penyaluran Bankeu Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan Tahun 2026 Digelar Di Kantor Kec. Ciseeng Bersama Kasi Ekbang Dan Kasipem

by Gardatipikornews.com
27 Juli 2026 - 19 Views

Bogor || Gardatipikornews.com -- Sosialisasi Penyaluran Bantuan Keuangan Khusus (Bankeu) Akselerasi Pembangunan Perdesaan Tahun 2026 adalah kegiatan pembinaan dan penyuluhan mekanisme pencairan dana infrastruktur desa. 

Senin, 27 Juli 2026 di aula Kantor Kecamatan Ciseeng Jln. Raya H. Usa dilaksanakan rapat Sosialisasi Penyaluran Bantuan Keuangan Khusus (Bankeu) Akselerasi Pembangunan Perdesaan Tahun 2026, dihadiri Sekcam Ahmad Rosadi S.Ag, Kasi Ekbang Lukman Ariadi S.Ip, Kasipem M. Rizal S.Sos, Wahyu Hidayat, Anis Sania.

Sementara aparatur Pemdes yang hadir disana diantaranya, Pemdes Cibeuteung Muara: Bagus, Pemdes Cihowe: Sekdes Randi Al Hadi, Ridwan, Pemdes Parigi Mekar: Sekdes Wahyuni, Pemdes Cibeuteung Udik: Aga Haetari, Pemdes Ciseeng: Sekdes M. Fahmi, Nur Hikmah, Pemdes Cibentang Aji, Pemdes Kuripan: Sekdes Rido, Pemdes Karihkil: Sekdes Pipih Ulpiah, Pemdes Putat Nutug: Sekdes Yogi, Pemdes Babakan: Haerudin dan Pld Rusmadi.


Awal sosialisasi dibuka oleh sambutan Kasi Ekbang Lukman Ariadi S.Ip: "Jangan sampai pekerjaan belum selesai. Itu yang saya khawatirkan. Makanya teman-teman, untuk bantuan tahun 2026 ini tolong dikerjakan serapi mungkin. Kesalahan mungkin pasti ada, tetapi harus kita minimalkan dengan pekerjaan yang rapi, baik pekerjaan di lapangan maupun administrasinya.

Kemudian terkait hal lain, saya memang akhir-akhir ini banyak mendapat instruksi. Salah satunya terkait penanganan sampah. Sebagaimana teman-teman tahu, instruksi Bupati mengenai penanganan sampah saat ini benar-benar sedang digalakkan, terutama melalui kegiatan kerja bakti. Untuk kecamatan, kerja bakti dilaksanakan dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Sabtu. Untuk teman-teman desa, mungkin ke depannya tidak perlu lagi selalu menunggu surat. Silakan diatur sendiri pelaksanaannya, bisa hari Jumat, Sabtu, atau Minggu. Hal ini juga sudah saya sampaikan saat Minggon bersama pemeriintah desa.

"Saya juga masih dibantu sama Ekbang dalam hal untuk verifikasi data tersebut. Kiranya teman juga dapat menindaklanjuti terus terkait dengan indeks desa yang terbaru, kemarin juga ada Zoom Meeting mengutaran desa yang di pusat itu terkait ada penambahan juga kaitan isian data-data yang hampir seribu ya, kalau nggak salah ditambah lagi.

Tapi mungkin akan disampaikan tambahan lagi oleh pendamping desa. Dan hal-hal tersebut mungkin desa juga ada yang perlu mendapat catatan. Selain untuk kaitan dengan, terkait APBD, dan APBD semester satu, kira-kira teman-teman juga sudah dipenuhi. Dan tadi juga Kasi Ekbang juga sudah mengingatkan kaitan laporan pertanggungjawaban itu, mohon kiranya bisa disampaikan dokumen-dokumen ke kecamatan, ke kami.Dan kaitan dengan APBD semester satu mungkin nanti disesuaikan dengan desa masing-masing." tutur Kasipem M. Rizal S.Sos dihadapan aparatur desa se Kec. Ciseeng.

Rusmali selaku Pendamping Lokal Desa (PLD) menyampaikan bahwa operator atau administrator yang menangani Indeks Desa dapat langsung berkoordinasi dengannya apabila mengalami kendala. Beberapa hal yang ia sampaikan.

Aplikasi Indeks Desa masih menampilkan data tahun 2025 sehingga server harus di-refresh terlebih dahulu sebelum data terbaru dapat diunduh.

Sistem masih baru diluncurkan sehingga masih banyak kendala, terutama terkait server dan jaringan karena digunakan secara bersamaan di seluruh Indonesia. Operator desa diminta berkoordinasi mengenai jadwal pelaksanaan input data, apakah dilakukan secara bersama di kantor kecamatan atau dengan pengaturan jadwal tertentu.

Operator yang biasa menangani penginputan Indeks Desa diharapkan tetap menjadi penanggung jawab agar proses berjalan lebih lancar.

Jurnalis ; Agustion Kaperwil 

Publikasi  : Red@ksi.gtn.com 

Sebelumnya
Menggunakan APBN TA 2026 Kemendikdasmen Kab. Bogor Membangun Paud Nurul Iman Desa Babakan Kec....
Selanjutnya
Komisi III DPRD Padang Pariaman Dukung Program Prioritas Mitra Kerja Dalam Pembahasan KUA-PPAS...

Berita Terkait :