Gardatipikornews.com
- Liamarliani,S,pd,adalah satu kontestan perempuan yang akan mewarnai pemilihan Calon Legislatif(Caleg) di Kabupaten Sukabumi,pada pemilu 2024 mendatang. Selasa 29 / 08 /23. Meneliksik profil Lia Marliani.S.pd,Ns. sapaan akrabnya Lia ini merupakan salah satu Srikandi yang ada di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sukabumi. Wanita kelahiran Maret 1979 lalu ini maju sebagai kontestan Caleg di Dapil 6 wilayah Kecamatan Waluran,Ciamnggu,Jampang Kulon,Surade,Kalibunder,Cibitung,Ciemas,Ciracap dan Tegal Buled, wanita berusia 44 tahun ini merupakan putra daerah dari Kampung Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Lia Marliani Sekolah di SDN karang Tengah 2 ,kemudian melanjutkan sekolah di SMP PGRI 2, SMU PGRI dan melanjutkannya keperguruan tinggi STKIP Panca Sakti Bekasi. Ia pun semasa sekolah aktif di Ketua NA Cab.Cipetir dan Ketua Bidang Perempuan KNPI Kadudampit,Sekjen Gerbang Tani Kabupaten Sukabumi,Akfit Pendidik PAUD Dari Tahun 2011 Dan Kader Posyandu dan Posbindu," jelas kata perempuan yang berkurudung ini. Lia marliani asli warga kampung Cipetir, Desa Sukamaju ini jadi caleg dan jika nantinya terpilih duduk dikursi legislatif DPRD Kabupaten Sukabumi ingin membawa perubahan khususnya pemuda dan pemudi. "Sebagai generasi muda dan seorang perempuan,generasi muda pastinya ingin membawa perubahan khususnya muda mudi,"ujar lia Lia mengungkapkan,keberadaan bakal calon anggota legislatif perempuan bukan sekedar pelengkap untuk memenuhi syarat sebagai peserta pemilihan umum. Untuk itu peningkatan peran serta perempuan dalam politik,dapat dimulai dengan peningkatan literasi sehingga lebih kritis dalam menentukan pilihan dan terlibat dalam pengawasan partisipatif. "Saya perempuan tapi sebagai caleg kan harus bisa menerima aspirasi dari semua kalangan juga baik generasi tua maupun generasi muda,"ungkapnya. Lia yang juga sebagai Anggota Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai generasi muda dan seorang perempuan,di daerahnya akan menunjukan meskipun berangkat dari daerah. "Sebagai perempuan tentunya kita ingin mengembangkan kemandirian khususnya perempuan didaerah biar lebih produktif lagi,"jelas lia. Hasan GTN.