Sukabumi || Gardatipikornews.com
- Kokoh Dan kuat terlihat dari satiap warga masyarakat yang melihat ke sebuah TPT yang di bangun oleh pemerintah desa kalapa nunggal kecamatan kalapa nunggal kabupaten sukabumi,pada siang tgl 11 juni 2024,di saat insan media melintasi areal tersebut. Siangpun berjalan dengan terlihat kondisi cuaca nya mendung menandakan akan turunya hujan kami pun mampir sejenak ke warung yang memang ada di sekitar wilayah tersebut,untuk menyajikan segelas kopi sebagai teman dingin di kala itu,tidak berselang lama kopi pun menjadi santapan kami insan media yang saat itu berteduh di sebuah atap dengan bangunan kayu dan tersedia berbagai jajanan untuk orang orang yang membutuhkan nya.terdengar secercah harapan yang di lontarkan kepada kami oleh salah satu warga yang di ketahui sebagai ketua RT 2,harapan tersebut pun tersirat sudah sekian lama,akhir nya terlaksana juga pembangunan benteng pemakaman di kampung ini.
Rasa syukur yang di sampaikan kepada kami atas peduli nya kepala desa yang sudah memperhatikan TPU dan sekaligus membangun TPT (tembok penahan tanah) di beberapa bulan lalu lamanya.terkonsen kepada ucapan yang di sampaikan pada kami tersebut harapan selanjut nya kedepan,karena pak Rt pun berpikir tidak lah mudah untuk mendapatkan dan terealisasi hal itu,karena ada mekanisme yang harus di tempuh ujar nya dengan kalimat campursari.
Saat ini betapa akan terjaga nya TPT tersebut jika di bawah nya itu tersedia selokan aliran air yang sama, di bangun dengan konsep yang sama atau kata lain tembok irigasi.menurut tutur RT tembok itu akan terjaga dari gerusan air,dan lagi di buatkan gapura sebagai tanda,saya selaku RT mendorong hal itu di lakukan oleh pemdes, hal itu merupakan tempat terakhir kita semua, karena kita semua akan kembali ketanah dan tanah yang di jadikan TPU harus terjaga dengan baik.
Terlihat jelas bahwa bangunan tpt tersebut merupakan hasil bantuan anggaran yang bersumber dari BANPROV di kala itu tahun 2023,dengan total pagu anggaran sesuai dari gambar foto prasasti yang terpampang jelas.
Obrolan santai dengan pak Rt pun berlangsung santai dan di penuhi gelak tawa,meskipun ada beberapa bait kalimat yang di sampaikan RT terkesan tidak berani menyampaikan,karena sudah ada pesanan atau intruksi dari bapak kades,siapa pun yang hendak bertanya maka seyogyanya di arah kan langsung ke beliau,ujar pak RT dengan tersenyum.
Di kesempatan untuk kami undur diri kami sempat bertanya kalau prasasti tahun 2022 pak RT tau dimana ya,hal itu pun tidak menjawab nya.Nanti lah langsung tanya ke pak kades.dan kami pun putus kan untuk pulang .
Dilain waktu dan hari yang berbeda kami insan media mencoba mendatangi kantor desa kalapanunggal sesuai dengan arahan pak RT tempo hari dan setiba di kantor desa kepala desa sedang tidak ada di kantor. Lalu kami mencoba menghubungi kepala desa dengan pesan WhatsApp, namun di sayangkan pesan WhatsApp yang kami belum ada respon karena terlihat dalam peswan WhatsApp beliau masih ceklis sampe hari ini.
( @Hasan Gtn )