Cianjur || Gardatipikornews.com -- Kondisi bendungan dan saluran irigasi Cinagar di wilayah Desa Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, hingga kini masih memprihatinkan. Kerusakan yang terjadi akibat longsor dan derasnya arus sungai menyebabkan bendungan jebol sehingga mengganggu pasokan air irigasi bagi masyarakat, khususnya para petani.
Saluran irigasi tersebut selama ini menjadi salah satu sumber kebutuhan air bagi lahan pertanian dan persawahan masyarakat di sejumlah wilayah, di antaranya Kampung Pamengpeuk, Kampung Situwangi, Kampung Selamanyah, serta beberapa kampung lainnya yang berada di sekitar area layanan irigasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari salah seorang warga, keberadaan Bendungan Irigasi Cinagar sebelumnya telah melalui proses pengajuan oleh tokoh masyarakat sekitar pada tahun 2004. Pengajuan tersebut kemudian mendapat bantuan hingga akhirnya dibangun bendungan yang selama bertahun-tahun dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian.
“Dulu bendungan ini sangat membantu masyarakat, terutama para petani. Sawah dan lahan pertanian bisa mendapatkan pasokan air dari irigasi tersebut,” ungkap warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Namun, kondisi tersebut berubah setelah terjadi longsor di sejumlah titik pada tahun 2024, ketika hujan deras menyebabkan debit dan arus sungai meningkat. Derasnya arus kemudian mengakibatkan bagian bendungan mengalami kerusakan hingga akhirnya jebol dan terbawa arus.
Kerusakan tersebut hingga kini disebut belum mendapatkan penanganan yang maksimal. Kondisi saluran dan bendungan yang rusak dikhawatirkan semakin menyulitkan masyarakat, terutama petani yang membutuhkan ketersediaan air untuk mengairi lahan pertanian mereka.
Warga berharap pemerintah dapat segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan mengambil langkah penanganan sesuai kewenangan. Selain perbaikan fisik bendungan, masyarakat juga berharap adanya koordinasi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta instansi terkait di tingkat Kabupaten Cianjur agar persoalan irigasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti.
“Harapan kami pemerintah turun langsung melihat kondisi di lapangan. Jangan sampai kerusakan ini semakin parah dan akhirnya berdampak lebih besar terhadap masyarakat, terutama para petani,” ujar warga tersebut.
Persoalan ini juga menjadi perhatian karena keberadaan infrastruktur irigasi sangat berkaitan dengan keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat. Apabila pasokan air tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya, produktivitas lahan pertanian berpotensi terganggu.
Sementara itu, Kepala Desa Sukaluyu hingga berita ini ditayangkan belum berhasil dihubungi maupun ditemui untuk dimintai keterangan terkait kondisi Bendungan Irigasi Cinagar, termasuk langkah yang telah atau akan dilakukan pemerintah desa dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
Redaksi juga membuka ruang bagi Pemerintah Desa Sukaluyu, Pemerintah Kecamatan, maupun instansi terkait di Kabupaten Cianjur untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan mengenai kondisi irigasi tersebut serta upaya penanganan yang telah dilakukan.
Masyarakat berharap persoalan Bendungan Irigasi Cinagar tidak berlarut-larut dan dapat segera mendapatkan perhatian dari pihak berwenang demi keberlangsungan kebutuhan air pertanian serta kepentingan masyarakat Desa Sukaluyu dan wilayah sekitarnya.
Jurnalis: Samsudin GTN