Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami Menghadiri Langsung Acara Peringatan Hari Malaria Sedunia Tahun 2022

by Gardatipikornews
01 Juni 2022 - 554 Views
Sukabumi, Jawa Barat | Gardatipikornews.com - Bupati Kabupaten Sukabumi Marwan Hamami menghadiri penganugerahan Sertifikat Eliminasi Malaria bagi Kabupaten Sukabumi pada Peringatan Hari Malaria Sedunia tahun 2022.( Berita ini dikutif dari Facebooknya ) Adapun Acara ini diselengarakan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia pada hari Selasa 31 Mei 2022, di Ruang VIP Deluxe Room Pertamina, Sirkuit Internasional Mandalika, Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Acara yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin ini merupakan rangkaian acara Peringatan Hari Malaria Sedunia Tahun 2022 yang terdiri dari Pembacaan dan Penandatanganan Komitmen Bebas Malaria serta Penyerahan Sertifikat Eliminasi Malaria oleh Menteri Kesehatan RI kepada 33 Bupati/Walikota se- Indonesia yang berhasil melakukan upaya eliminasi malaria di wilayahnya, salah satunya Kabupaten Sukabumi. Bapak Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami hadir langsung dalam acara ini tanpa mewakilkan. Sertifikat Eliminasi Malaria diberikan oleh Kementrian Kesehatan RI kepada Kabupaten endemis malaria yang telah berhasil melakukan upaya eliminasi kasus malaria secara menyeluruh. Kondisi geografis Kabupten Sukabumi yang memiliki banyak pantai dan hutan menjadikan Kabupaten Sukabumi tidak hanya potensial untuk pariwisata tapi potensial juga untuk penyebaran penyakit malaria. Nyamuk _Anopheles sp.sundaicus_ sebagai vektor penyakit malaria merupakan jenis nyamuk yang memang banyak ditemukan di Kabupaten Sukabumi. Nyamuk jenis ini merupakan vektor yang menjadi inang _Plasmodium_ penyebab penyakit malaria. "Menurut Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami menyampaikan " Upaya eliminasi malaria di Kabupaten Sukabumi memerlukan waktu dan persiapan yang lama. Selain upaya eradikasi kasus malaria melalui pengobatan, upaya profilaksis bagi orang yang akan bepergian ke daerah endemis malaria, pemetaan vektor nyamuk juga dilakukan di Kabupaten Sukabumi. Hasil penelitian Kemenkes melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menunjukkan bahwa di Kabupaten Sukabumi masih terdapat nyamuk Anopheles sebagai vektor malaria, akan tetapi tidak ditemukan kasus yang indigenous pada manusia, sehingga pada tahun 2021 Kabupaten Sukabumi dinyatakan dapat mengeliminasi penyakit malaria. Adapun yang menjadi kendala saat ini adalah pendataan dan surveilans migrasi bagi pekerja migran yang pulang dari daerah endemis malaria yang berpotensi menularkan di Kabupaten Sukabumi karena vektornya memang ada. Semoga hal ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sukabumi agar dapat tetap mempertahankan status Kabupaten Sukabumi sebagai Kabupaten yang telah berhasil mengeliminasi malaria dengan kasus indigenous malaria NOL sejak tahun 2018.Unkapnya. (

Red@gtn.com


)
Sebelumnya
Perusakan Bendera Merah Putih Disaung Bersama IPWL - GMDM Bakornas Memasuki Babak...
Selanjutnya
Kedapatan Akan Melangsungkan Aksi Tawuran, Puluhan Pelajar Diamankan Petugas...

Berita Terkait :