Kami berikan bibit Domba seni sebanyak 20 ekor / kelompok , kelompok ternak di Desa Buniasih ada enam kelompok ,satu kelompok berjumlah 20 orang, kelompok yang terbentuk di setiap kedusunan ada enam dan masing - masing kelompok diberikan 20 ekor bibit, plus satu pemijah, satu paket obat dan satu paket alat cukur .jadi kami berikan itu Bibit dengn bentuk hibah tidak ada vitback atau pengembalian ke Desa.
Semoga dengan adanya Program Ketahanan Pangan ini ,bisa mendobrak perekonomian masyarakat wabil khusus di Desa Buni asih alhamdulilah melihat potensi alam banyak yang berkenan istilahnya " ngangon " ngangon Domba, dengan catatan Real lapangan, Real dengan kondisi kalau kedepannya,pingin menciptakan Desa seribu Domba.
Semoga jadi wisata tentang peternak- peternak Domba wabil khusus Domba Seni,
alhamdulilah karna respon masyarakat kalau Domba biasa mah gak lama cepat dijual ,tapi kalau Domba Seni bisa meningkatkan perekonomian dijual dagingnya buat qurban , Ekah bisa. Kalau yang suka Seni mangga , itu bisa dua kali lipat harga .
Insya alloh kami ambil bibit unggul dari Garut, majalaya karena terkenal dengan Domba Seninya.mungkin itu sekilas Program Ketahanan Pangan , kenapa dialokasikan ke Domba Seni,karna itu sesuai survei dan kajian.kalau misalkan ada program ketahanan pangan ada yang dialokasikan ke irigasi,pertanian dan peternakan ,disini kami bersama rekan - rekan mengkaji dan mengevaluasi ternyata masyarakat lebih condong ke Domba Seni.mungkin itu yang bisa disampaikan ," tutupnya.
Pewarta : Jana.( Kabiro )