Bogor,Jawa Barat | Gardatipiko
Ungkap Abdul Rohman terhadap awak di kediamannya, PKBM khatulistiwa yang berdiri kurang lebih dua tahun, dengan jumlah warga belajar sebanyak 515 orang dengan usia produktif atau 21 ke bawah yang dibayar BOPnya sebanyak 300 orang. Adapun dalam kegiatan belajar mengajarnya di bagi 10 kelompok di beberapa desa yang ada di kecamatan tenjo, Kabupaten Bogor. (14/12/2023)
Keterangan Abdul Rohman, bententangan dengan Data Pokok Pendidik ( DAPODIK ) seperti data warga belajar yang dibayarkan oleh pemerintah Tahun Anggaran 2023 sebanyak 529 orang dengan nilai uang yang di cairkan sebesar Rp.1.044.870.000 dari dua jengjang paket B dan paket C, paket B: sebanyak 234 dan paket C: 295.
Sehingga awak media menduga warga belajar sebanyak 229 orang fiktip,Karena tanya mengenai data yang disampaikan terhadap awak media, Abdul Rohman tidak memberikan penjelasan apapun, hanya menjawab, uangnya sudah dikembalikan ke Negara, sebesar Rp. 200.000.000
Selain itu untuk menutupi kebokrokkan prilakunya, Abdul Rohman Mengaku sebagai wartawan di salah satu perusahan media yang ada di kabupaten Bogor.
Diduga disini ada Mark Up Siswa yang dinlakukan oleh PKBM Khatulistiwa ini.dan sudah melakukan pelanggaran Mark Up Siswa untuk Kepentingan kuuntungan Pribadi .Sampai Berita ini Up dan hasil Revisi Judul Berita dan isi beritanya.
( @Syam,& tim )