Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI FLYOVER BANTAIAN MUARA ENIM, KETUA GNP TIPIKOR SUMSEL MEMINTA KPK LAKUKAN PENGUSUTAN

by Gardatipikornews
08 Maret 2024 - 412 Views
PALEMBANG ||

Gardatipikornews.com

- Ambruknya Alat elektrik louncher girder pembangunan Fly Over Bantaian menimpa Kereta Api Babaranjang di Desa Panang Jaya/Desa Penanggiran Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muaraenim Sumsel, Kamis (7/3/2024) pukul 11.00 WIB. Ada banyak opini mengenai penyebab kejadian ini. Mulai dari pendapat akibat getaran kereta api yang melintas hingga pendapat adanya miskomunikasi yang menyebabkan tim launcher terlalu cepat mengangkat. Terjadi ketidakseimbangan posisi balok girder yang menyebabkan launcher crane terguling ke kanan. Yang jelas kejadian ini telah telah mengakibatkan korban 2 orang meninggal dunia dan 7 lainnya luka-luka. Flyover Bantaian yang berada di perlintasan sebidang rel kereta api pada ruas Simpang Belimbing-Batas Kabupaten Muara Enim. Flyover ini memiliki panjang keseluruhan 650 meter dengan bentang utama 50 meter, dilengkapi jalan pendekat dari arah Palembang sepanjang 300 meter dan arah Muara Enim 350 meter. Kejadian ini membuat Hamdani Sumantri (Dans) Selaku Ketua Gerakan Nasional Pengawasan Tindak Pidana Korupsi Republik Indonesia - Dewan Pengurus Wilayah Sumsel (GNP TIPIKOR RI - DPW SUMSEL) angkat bicara. Ia pun mempertanyakan apakah pengerjaan proyek tersebut sudah sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) yang sudah ditetapkan sebelumnya. "Kalau baru mau dibangun sudah ambruk, pasti diduga kuat ada indikasi bahwa pengerjaannya bermasalah dan tidak sesuai dengan RAB," kata Hamdani dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/3/2024). Hamdani meminta Polisi segera melakukan pengusutan atas insiden ini. Aktivis penggiat anti korupsi ini juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan turun tangan melakukan audit untuk memastikan apakah pengerjaan proyek sesuai dengan RAB. Begitu juga Komisi Pemberantasan Korupsi, menurut dia harus mengusut apakah ada penyelewengan anggaran dibalik pengerjaan proyek itu. "BPK dan KPK harus segera mengaudit dan melakukan penyelidikan untuk mengusut tuntas kasus ambruknya konstruksi bangunan Proyek Flyover Bantaian Muara Enim," kata Hamdani. Hamdani Sumantri meminta kementerian maupun rekanan tidak main-main dalam pengerjaan proyek infrastruktur yang dilakukan. Ia menekankan pentingnya pengerjaan proyek yang sesuai dengan RAB. Dengan demikian, kualitas hasil pengerjaan akan baik dan tidak akan ambruk. "Kami minta kepada kementerian PUPR dan Rekanannya untuk bertanggung jawab atas insiden ini," Ucap Hamdani. Pewarta : @Team Garda TIPIKOR
Sebelumnya
Santuni Anak Yatim, Cara Polres Sukabumi Sambut Bulan Suci...
Selanjutnya
Agus Flores Bantah Ada Pertemuan Dengan Mantan Kadiv Propam Ferdy...

Berita Terkait :