Bogor || Gardatipikornews.com -- Menindaklanjuti kejadian bobolnya kali Sasak yang mengakibatkan rusaknya puluhan hektar empang petani ikan di wilayah Desa Babakan dan Desa Ciseeng (Jumat, 11 Juli.2025) yang menyebabkan kerugian lebih dari 1 miliar rupiah.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, karena beberapa hari sejak musibah banjir tersebut belum ada action dari pihak terkait, maka pada hari Senin malam (14 Juli 2025) didatangkan excavator ke lokasi Jl. Perkebunan Kongsi. Dan pada hari Rabu malam (15 Juli 2025) kembali datang satu unit excavator yang lebih besar.

Pengerukan sedimentasi kali kongsi dihadiri Plt. Camat Ciseeng Adhi Nugraha S.Stp MH, Kasi Trantib Tajudin S.Sos, Ketua PPBNI SATRIA BANTEN Dpac Ciseeng Mulyadi, Ketua Karang Taruna Alan Sudarmadi S.Kom, Sufyan Hadi, perwakilan dari Upt. Pengairan Parung, Upt. Jalan dan Jembatan Will. VIII serta warga setempat. Sayang sekali selama proses pengerukan, hingga hari ke tiga ini (Kamis, 17 Juli 2025) tak dihadiri oleh Kepala Desa Ciseeng.
Kedatangan 2 unit excavator tersebut sedikit banyak bisa mengobati duka puluhan petani ikan di Desa Babakan dan Desa Ciseeng. Dengan harapan dengan dikeruknya tanah dan lumpur yang ada di kali sasak bisa melancarkan aliran air yang melintas di kali tersebut, sehingga para petani ikan tidak akan terjadi lagi kebanjiran.
Pewarta: Agustion