Sakra, Lombok Timur || Gardatipikornews.com -- Lebih dari 1000 pesepeda dari berbagai desa dan kecamatan di Lombok Timur memadati Jalan Raya Sakra, Minggu (19/10/2025). Kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun Warga Bersepeda Sakra (WBS) Ke-4 ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lombok Timur H. Edwin Hadiwijaya.
Habis kedatangan Bupati H. Haerul Warisin di Final LGG Lapangan Gora Sakra, kini giliran Wakilnya yang turun ke Sakra.
Suasana berbeda tampak di sekitar Kantor Perusahaan WBS Sakra. Ribuan pecinta sepeda dengan jersey warna-warni mulai berkumpul. Wabup H. Edwin Hadiwijaya hadir menyemangati ribuan peserta. Ia menegaskan olahraga sepeda adalah bagian dari ajang silaturahmi antar warga Lombok Timur.
Turut hadir mengamankan kegiatan Kapolsek Sakra beserta jajaran, Trantib Kecamatan Sakra, Kepala Wilayah setempat dan tokoh masyarakat lainnya.
Namun ada catatan menarik di balik kemeriahan ini.
Kegiatan akbar ini kurang disambut baik oleh para pelaku UMKM sekitar lokasi. Pasalnya, pemberitahuan kegiatan kepada pelaku UMKM setempat diabaikan panitia. Terutama oleh Owner WBS Ali Nusantara yang menjadi Sponsor Utama kegiatan HUT WBS Ke-4. Akibatnya, perputaran ekonomi yang diharapkan tidak dirasakan pedagang kecil di sekitar Kantor WBS.
Wabup Edwin mengapresiasi kegiatan ini.
"Di tengah kesibukan masing-masing, kegiatan seperti ini yang kita butuhkan. Sehatnya dapat, silaturahminya dapat, ekonominya jalan,".
*MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN DIADAKAN:*
*1. Tujuan Utama: Memperingati HUT WBS Ke-4*
Sebagai rasa syukur atas eksistensi komunitas Warga Bersepeda Sakra yang telah 4 tahun konsisten mengkampanyekan hidup sehat.
*2. Maksud Sosial: Mempererat Silaturahmi*
Menjadi wadah silaturahmi antar pecinta sepeda dari seluruh Lombok Timur tanpa memandang desa, kecamatan dan latar belakang.
*3. Tujuan Kesehatan: Mengkampanyekan Hidup Sehat*
Mengajak masyarakat Lombok Timur untuk gemar berolahraga, khususnya bersepeda, sebagai upaya pencegahan penyakit dan menjaga kebugaran.
*4. Maksud Ekonomi: Catatan Kritis*
Seharusnya kegiatan dipusatkan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan, namun fakta di lapangan sengaja dipusatkan di Kantor WBS tanpa melibatkan UMKM sekitar WBS.
*Penulis: Den* || *Editor: Deni*
Publikasi : Red@ksi.gtn.com