Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
Minggu, 08 November 2026
Pilih Mode:
GTN Ragam - GTN Pemerintahan - GTN Kepolisian & TNI - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Pendidikan - GTN Olahraga - GTN Kecelakaan - GTN Politik - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - Jurnal Nasional - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Ini Kesaksian Warga Desa Waluya Saat Tiga Wartawan Dianiaya

by Gardatipikornews
09 Maret 2022 - 651 Views
Karawang | Gardatipikornews.com  - Akhirnya warga Dusun Pangasinan, Desa Waluya, Kecamatan Kutawaluya, buka mulut terkait pengeroyokan yang diduga dilakukan oknum aparat Desa Waluya terhadap 3 orang wartawan. Menurut salah seorang warga Dusun Pangasinan, yang berada di lokasi saat insiden pengeroyokan yang diduga dilakukan aparat desa terhadap 3 orang wartawan mengatakan, bahwa hampir semua yang melakukan pengeroyokan notabenenya merupakan aparat desa. “Kata siapa masyarakat ikut membantu memukul wartawan, justru kami masyarakat melerai aksi pengeroyokan tersebut,” tutur Tuin, salahseorang warga Pangasinan, saat di temui awak media, Rabu (9/3/2022). Menurut Tuin, dirinya juga merasa kaget karena kedatangan ketiga wartawan ke warung Bu Nesem, mereka sangat sopan dan hanya bertanya tentang BPNT, apakah enak dengan uang tunai atau sembako. “Si ibu Acem menjawab enak sembako, namun kenapa datang aparat desa langsung ngomel dan memukul wartawan, disitu saya sangat panik langsung melerai namun karena jumlahnya terlalu banyak tidak bisa apa-apa,” terang Tuin. Lebih lanjut lagi Tuin, menjelaskan kejadian tersebut membuat trauma pemilik warung, karena pemilik warung sampai pingsan melihat kejadian tersebut, bahkan sampai di bawa berobat ke dokter. “Kalau di katakan masyarakat ikut memukul itu bohong, yang jelas masyarakat hanya melihat dan melerai aksi pengeroyokan yang di lakukan aparat desa Waluya,” pungkasnya.(red**/ PPRRI ).
Sebelumnya
Diduga Belum Mengantongi Izin Bangunan,Proyek PT Wuling Bebas Beraktifitas di...
Selanjutnya
Menindak Lanjuti Surat Keputusan (SK) Bupati Tanggamus,BHP Pekon Teba Bentuk Panitia...

Berita Terkait :