Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Ketua DPW SBMI NTB " Usman,S.Pd Perihatin atas Banyaknya Korban CPMI dan PMI asal NTB

by Gardatipikornews
07 Agustus 2022 - 932 Views
Mataram NTB | Gardatipikornews.com -Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Serikat Buruh Migran Indonesia (DPW SBMI ) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Usman S.Pd mengatakan Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi urutan ke 4 sebagai pengirim Pekerja Migran terbesar di Indonesia menurut data secara Nasional, urutan pertama yakni pertama provinsi Jawa Timur, kedua Jawa Barat, dan ketiga Jawa Tengah, dan data perkabupaten/Kota seluruh Indonesia kabupaten Lombok timur menjadi urutan ke 2 ,dan Kabupaten Indramayu urutan pertama.minggu.(7/8/22) NTB Sendiri khususnya Kabupaten Lombok Timur sebagai penyumbang PMI urutan pertam,Lombik Tengah urutan Ke dua dan urutan ke 3 Lombok Barat. Setelah Kabupaten Indramayu dan Lombok Timur NTB, Nusa Tenggara Timurpun banyak menyumbang CPMI/PMI yang juga memiliki persoalan yang sama, seperti meninggal dunia, penipuan, perdagangan orang pelecehan seksual, meninggal , kapal tenggelam berturut-turut terjadi beberapa tahun terakhir,dan banyak juga menjadi korban ekpolitasi , tidak di bayarnya gaji, di siksa,Di pukul, tidak diberikan pulang oleh majikanya, juga mslah masalah lainnya , tutur Ketua SBMI NTB(Usman). Sering di sampaikan melalui banyak media media Nasional maupun media lokal,perusahan TV dan pemberitaan lainnya baik media cetak maupun online, namun hingga hari ini masalah dan persoalan yang sering terjadi pada Kalangan Masyarakat kita khususnya di Nusa Tenggara Barat(NTB) terus terjadi , Seakan banyak yang menutup mata atas persoalan persoalan yang nyata terjadi dan dirasakan oleh pejuang Devisa,PMI yang ada,terlihat seakan akan membiarkan Masyarakat kita hidup pada kesengsaraan/menderita.Sambung Usman dengan nada Sedih saat bertemu dengan gardatipikornews.com. Belum terlihat adanya solusi solusi yang di tawarkan untuk mengatasi permasalah dan persoalan yang terjadi selama ini , meskipun kita ketahui bersama beberapa alasan Kenapa Masyarakat kita harus merelakan diri untuk menjadi PMI, Alasan yang menyebakan masyarakat kota memilih mencari kerja di luar negeri yakni diantaranya kesulitan ekonomi,sulitnya mendapatkan pekerjaan , dan alasan alasan lainnya, seharusnya hal demikian dipikirkan oleh Pemerintah baik Provinsi maupun Kabupaten. Miris melihat para Purn Purna PMI yang ada , kini setelah tdk lagi menjadi PMI harus terluntang lantung,kebingungan serta kesulitan mencari nafkah hidup di Daerah sendiri,terlebih lagi rata rata PURNA PMI ini kebanyakan memjadi tulang punggung keluarga. Masih kata Usman, Harapan kami seharusnya keadaan keadaan demikian bisa dipikirkan bersama dan di prioritaskan oleh Pemerintah,terutama oleh KEMENSOS RI ,agar bagaiamana program program Bantuan Sosial untuk Purna PMI juga diperhatikan melalui pelatihan pelatihan bantuan permodalan dan lainnya, sehingga para Purna PMI yang ada bisa sedikit terbantukan dan nampak pemberdayaan terhadap mereka.Seluruh Anggota/Kader dan jajaran SBMI Se Indonesia tidak akan tinggal diam melihat ketidak adilan Pemerintah terhadap masyarakat masyarakat kita yang tersakiti serta tidak mendapat perhatian yang layak. Terkadang hanya demi melunasi hutang piutang, kelurga, juga demi mada depan anak-anak mereka (CPMI/PMI ) Rela harus mengais Jauh jauh keluar negeri hanya untuk mencari peruntungan mereka, itupun kalau bernasib baik, Kami minta kepada Pemerintah yang ada Kabupaten/kota juga PEMPROV kiranya hal hal demikian haruslah kita perhatikan , layaknya program program lainpun di spesialkan,tutup Usman(Agus Hari/red)
Sebelumnya
Kondisi Kemarau Dan Terjalnya Pusat Mata Air Tidak Menjadi Kendala Dansatgas Pada Proses Pengerjaan...
Selanjutnya
Kegiatan Rutin KYRD Polsek Cikole Kota Sukabumi Terjunkan Anggota Untuk Menjaga...

Berita Terkait :