Sulteng || Gardatipikornews.com -- Indra dapa saranani selaku ketua umum himpunan mahasiswa Islam majelis penyelamat organisasi menyampaikan bahwa terkait puskesmas Motaha menjadi isu yang hari ini panas di telinga masyarakat akan tetapi berdasarkan investigasi kami dan melakukan penelusuran kami melihat pemberitaan yang beredar itu hoax dan tidak benar adanya dan fakta di lapangan secara profesional kepala puskesmas telah berupaya melakukan pelayanan kesehatan yang baik di tengah masyarakat dan kemudian ada Oknum - Oknum yang dengan sengaja Melakukan Politisasi Jabatan birokrasi untuk mengantikan kepala puskesmas Motaha
"Ini menjadi pelanggaran-pelanggaran terhadap kaidah kaidah hukum dengan sengaja melakukan investigasi akan tetapi isu pemberitaan di publik tidak sesuai fakta di lapangan terkait lampu padam di puskesmas Motaha ini kan kewenangan PLN Sulawesi tenggara dan juga secara professional kepala puskesmas Motaha sudah melakukan kewajiban nya untuk melayani masyarakat dan juga penelantaran anak di bawah umur itu tidak benar ini bagian dari hoax "
Indra dapa saranani menyampaikan kepada awak media bahwa menyarankan kepada masyarakat dan Pemda kabupaten Konawe Selatan,kadis kesehatan provinsi Sulawesi tenggara untuk tidak mendengarkan dugaan berita berita hoax atas di layangkan Oknum Oknum yang tidak bertanggung jawab ini bagian dari Kerja kerja Oknum Aktivis mencoba mempolitisasi jabatan Kapus Motaha kabupaten Konawe Selatan
"Terkait dugaan Pemberitaan media yang tidak beretika ini menjadi racun bagi masyarakat untuk menghambat ketidak stabilan pelayanan kesehatan Motaha dan juga kepala Kapus Motaha kabupaten Konawe Selatan kami mendukung atas kinerja yang baik di kecamatan angata kabupaten Konawe Selatan"
Indra dapa saranani menyampaikan bahwa terkait pemberitaan media massa yang beredar kami telah mengkonfirmasi kepala puskesmas Motaha kecamatan angata bahwa itu tidak benar dan bagian dari pembohong publik di tengah tengah masyarakat kami menilai pemberitaan media ini tidak bermoral dan menguntungkan oknum pejabat yang ingin mengambil ahli jabatan Kapus Motaha kabupaten Konawe Selatan
"Kami berharap kepada masyarakat untuk tidak merespon terkait pembohongan publik di tengah masyarakat".
( @idr. Kaperwil GTN**