Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Longsor Ruas Jalan Kampuang Tanjung Ancam Keselamatan Pengendara Perantau Harapkan Atensi Cepat Pemkab

by Gardatipikornews.com
21 Maret 2026 - 85 Views

Padang Pariaman || Gardatipikornews.com -- Kondisi kerusakan serius di sekitar kawasan ruas jalan Korong Kampuang Tanjung, Nagari Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur dewasa ini sangat membutuhkan perhatian dan atensi khusus dari pihak terkait di lingkungan Pemkab Padangpariaman.

Pasalnya, longsornya ruas jalan di kawasan itu jelas sangat membahayakan keselamatan para pengendara yang melewatinya, terlebih saat liburan Hari Raya seperti saat ini, dimana para perantau dari berbagai daerah banyak mudik ke kampung melewati ruas jalan tersebut.

"Seperti diketahui, ruas jalan Kampuang Tanjung tersebut merupakan jalan yang sangat strategis atau JJS, sekaligus sebagai jalan poros utama yang menghubungkan tiga daerah Kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Padangpariaman-Agam dan Kota Pariaman. Makanya harapan para perantau agar kerusakan ruas jalan tersebut bisa mendapatkan atensi khusus dari pemerintah daerah," terang salah seorang tokoh perantau Kudu Gantiang, Alhendri Tandjung SH.MH.CLA.. yang juga 

Wakil ketua DPD PKDP Kota Pekanbaru ini. 

 Terlebih lagi sebutnya, kerusakan atau longsor yang terjadi di sekitar ruas jalan Kampuang Tanjung tersebut sudah berlangsung cukup lama, yaitu sudah berlangsung dua tahun lebih.

Akibatnya, ruas jalan propinsi yang menghubungkan Kota Pariaman menuju Malalak (Agam) itu, kini kondisinya sudah sangat membahayakan, karena badan jalan yang tersisa hanya sekitar 2, 5 meter, atau seperempatnya saja.

Belum lagi kondisi longsornya juga cukup dalam, yaitu kurang lebih 30 meter.

"Kondisi ini bahkan sudah berjalan dua tahun lamanya tanpa adanya perhatian serius dari instansi terkait , padahal kondisinya sangat membahayakan bagi pengendara dan masyarakat yang melewatinya," terang Alhendri Tandjung..

Bahkan menurut informasi yang diterimanya, beberapa warga sudah ada yang menjadi korban, karena terjatuh ke bibir jurang hingga mengakibatkan luka luka..

"Kita tentu sangat khawatir para perantau atau masyarakat yang tidak terbiasa melewati lokasi itu dan tidak mengetahui keadaan kerusakan jalan bisa saja terjebak kecelakaan lalu lintas yang cukup serius," mantan aktivis HMI ini.

Dengan alasan itu pula, atas nama perantau dan masyarakat Nagari Kudu Ganting, pihaknya bermohon agar kondisi yang memprihatinkan ini bisa menjadi atensi khusus dari jajaran Pemkab Padangpariaman, sehingga kerusakan ruas jalan di kawasan itu bisa sesegeranya di atasi.

"Kami sebagai perantau tentunya sangat mendukung dan mensuport semua program pembangunan yang dijalankan oleh bupati JKA, termasuk diantaranya upaya untuk perbaikan ruas jalan Kampuang Tanjung yang ada di daerah kami di Nagari Kudu Gantiang," ungkap Al Hendri menambahkan. 


(Fakhri)

Sebelumnya
Kapolsek Kompol Maman Firmansyah SH Monitor Dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 Jelang Malam...
Selanjutnya
Keindahan Kebersamaan Di Hari Raya Idul Fitri, Keluarga Besar Pimpinan Redaksi Gardatipikornews.com...

Berita Terkait :