Bogor || Gardatipikornews.com
- Sumpah Pemuda adalah merupakan ikrar kebangsaan yang dirumuskan melalui sebuah putusan Kongres Pemuda Kedua di Jakarta pada 27-28 Oktober 1928. Ikrar ini sebagai pernyataan sikap kebangsaan para pemuda pemudi Indonesia dari berbagai latar belakang daerah, suku, dan agama, menyatukan keyakinan mereka bahwa tumpah darah, bangsa, dan bahasa persatuan ialah Indonesia. Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke 97 Pemerintah Desa Parigi Mekar Kec. Ciseeng menyelenggarakan Pentas Seni tari-tarian dan Festival Qasidah. Kegiatan seni musik Timur Tengah dan seni tari digelar di Kp. Setu Rt. 001/ Rw. 01 Desa Parigi Mekar dan diprakarsai oleh Pemuda Net 1.
Acara yang diselenggarakan pada Hari Jumat dan Sabtu (25 s/d 26 Oktober 2024) dihadiri Kepala Desa Ade Syaprudin MM, Ketua Rw. Saepudin, Ketua Rt. Hermawan, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta warga Desa Parigi Mekar yang antusias melihat pagelaran musik religi dan pentas seni lainnya.
Tujuan Pemuda NET 1K yang didukung oleh Karang Taruna Desa Parigi Mekar, BPPKB Banten Ciseeng Bersatu, Nguseup Si Cepot, Nouna Raisa, dihibur juga oleh H. Liwa yang dikenal dengan lagu: "Sadarlah".
Sementara tujuan acara pentas seni dan festival qasidah untuk menumbuhkan jiwa kepedulian, potensi pemuda dan pemudi. Dan pembina acara adalah Kasi Kesra Desa Parigi Mekar Andi Parto, Ketua Rt. Hermawan dan H. Maksum.
Kepala Desa Ade Syaprudin MM dalam sambutan singkatnya memberi apresiasi penuh akan antusias warganya yang hadir dalam acara memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke 96.
Dalam kegiatan Festival Qasidah diikuti oleh 14 Tim dari wilayah Kec. Ciseeng, Kec. Parung dan Kec. Gunungsindur. Pemenangya adalah: Juara 1 Nurul Amal Desa Ciseeng, Juara 2 Abidatul Jannah Desa Parigi Mekar, Juara 3 Nurul Husna Desa Pamegarsari, Juara Harapan 1 Nurul Yaqin Desa Cibeuteung Muara, Juara Harapan 2 Ibna Saidah Desa Parigi Mekar, Juara Harapan 3 Al Ikhlas Desa Cibeuteung Muara.
Pewarta: Agustion