SUKABUMI, GARDATIPIKORNEWS.COM
- Perayaan hari Maulid Nabi Muhammad SAW adalah memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad. Dalam Kalender Islam atau Hijriyah, kelahiran Nabi Muhammad dirayakan setiap 12 Rabiul Awal setiap tahunnya. Merayakan Maulid Nabi menjadi bentuk rasa syukur dan cinta terhadap Nabi Muhammad SAW.Peringatan Maulid Nabi MUHAMMAD SAW, bertempat di kantor sekretariat PKBM Melati kp Gunung guruh RT.29/RW.14, Desa Gunung guruh, kec, Gunung guruh, kab, Sukabumi.Dengan Mengambil tema Maulid, Nabi kita Jadikan ROSULULLOH SAW Sebagai Idola. Minggu (21//11/2021).
Hj. Nani hardiyani S.Pd MSi. Selaku ketua PKBM melati, dengan adanya acara ini maulid Nabi, Meng idolakan Nabi MUHAMMAD SAW, Untuk nilai Agama dan moral anak selain punya ilmu pengetahuan dan karakter anak untuk mencontoh sifat" keteladanan Nabi MUHAMMAD SAW.
Bersedekah kecil"an dengan ikhlas tidak ada keterpaksaan, menerapkan akhlak yang baik, disiplin, bertanggung jawab, walaupun materi pembelajaran agama sebulan sekali selalau mengingatkan harus berbuat hal" yang baik dalam membentuk kalakter dan tidak merugikan orang lain."ungkapnya"
Tambah nya, selama berdirinya PKBM tahun 2002 baru kali ini mengadakan acara kegiatan keagamaan, tapi selanjut nya akan ada kegiatan kebangsaan, memperingati hari kemerdekaan, hari kartini dan hari" besar yang lain nya, sebagai bentuk masyarakat beragama dan berbangsa yang baik, dan untuk PKBM ini menerima dari berbagai kalangan, karena tujuan untuk membentuk karakter yang lebih baik.
"Alhamdulillah hari kemarin kedatangan tamu istimewa dari DPR RI Teh Desy Ratnasari M.Si., M.Psi dari Fraksi partai PAN, sekalian lewat teh Desy mampir dulu ke PKBM karena saya secara pribadi sama teh Desy sudah biasa,karena telah Memberikan bantuan dari dana aspirasi sebesar 60juta untuk keperluan siswa."pungkasnya"
Di waktu dan tempat yang sama, kang Mulya sebagai panitia acara, memberikan motivasi agar memiliki identitas, baik yang formal ataupun nonformal, karena di jaman sekarang untuk mencapai keinginan dan tujuan dan cita" yang akan di tempuh, saya udah umur 43 tahun, lagi mengejar paket C karena saya ingin memiliki legalitas identitas yang jelas bersama ilmu nya, jadi untuk masyarakat tidak usah malu dan tidak ada kata terlambat, pesan saya jangan sia"kan waktu, karena waktu itu sangat penting. "Tegasnya"
pewarta: Asep S/ Heri H