Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

*Pol Airud Polres Lamsel, Berikan Bantuan Sembako Kepada 350 KK Yang Terendam Banjir di Desa Bandar Agung-Sragi*

by Gardatipikornews
10 November 2021 - 747 Views

LAMPUNG , Gardatipikornews.com -


Ratusan rumah warga desa Bandar Agung Kecamatan Sragi Lampung Selatan, sudah satu minggu terendam banjir dan terisolir. Akibat genangan air yang melanda diperumahan warga Satuan Polairud Polres Lampung Selatan bersama Direktorat Polairud Polda Lampung dikerahkan untuk membantu korban banjir di Dusun Kuala Jaya, Desa Bandar Agung pasca sepekan terisolir. Para anggota Polairud selain memberikan bantuan sembako, juga melakukan evakuasi kepada para warga yang mengeluhkan penyakit kulit dan diare akibat banjir yang cukup lama ini. Kasat Pol Air Polres Lampung Selatan Iptu Fathul Arif mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin mengatakan, banjir yang merendam ratusan rumah warga Desa Bandar Agung tersebut sudah sepekan selamanya hingga saat ini belum surut. Oleh karena itu saat pihaknya mendapatkan laporan dari warga tentang adanya banjir didesa Bandar agung, pihaknya bersama Direktorat Pol Airud Polda Lampung langsung ke lokasi dengan menggunakan perahu Karet melalui jalur laut. “ Akses yang sulit, bukan menjadi kendala bagi anggota polisi untuk membantu warga " Saat dilokasi pihaknya memberikan bantuan sembako dan melakukan evakuasi bagi warga yang akan membutuhkan pengobatan." Tuturnya. Pasangnya air laut, dan derasnya curah hujan, menjadi penyebab utama banjir yang terjadi didesa ini, sehingga sebanyak 350 KK dan sekitar 1.200 warga terendam banjir. Akibat dari banjir yang melanda desa ini, selain dapat melumpuhkan perekonomian, juga berdampak kepada kesehatan warga setempat." ungkap Fathul Arif. Oleh karena itu bantuan dari pemerintah sangat dibutuhkan, baik makanan, obat-obatan, karena sudah ada warga masyarakat yang mengeluhkan demam dan gatal-gatal pada kulitnya. " Pungkasnya.   (humas)
Sebelumnya
Cegah Penyebaran Covid-19, Anggota Koramil Talun Laksanakan Pendisiplinan...
Selanjutnya
*Praktek DSP di Kota dan Kabupaten Sukabumi Semakin Menggurita, DPP GOIB Siap...

Berita Terkait :