Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Polsek Jonggat Lakukan Olah TKP Korban Meninggal Dunia di Bendungan Babilonia

by Gardatipikornews
11 Februari 2023 - 217 Views
LOMBOK TENGAH-NTB|| Gardatipikornews.com - Seorang warga Desa Jago, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah meninggal dunia saat sedang memancing di bendungan Babilonia Dusun Otak Dise, Desa Puyung Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah pada Jumat 10/02/2023 sekitar pukul 17.30 wita. Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Jonggat AKP Bambang Sutrisno dalam keterangan tertulisnya membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan Identitas korban atas nama Muhamad Rifai, 51 tahun, laki laki alamat Dusun Bundua, Desa Jago, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Menerima laporan tentang kejadian tersebut anggota Polsek Jonggat langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna dilakukan Olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi. AKP Bambang Sutrisno menyampikan kronologis kejadiannya berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi saksi, sekitar pukul 13.30 wita, korban berangkat dari rumahnya, setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban mulai memancing ikan. Kemudian sekitar pukul 17.30 wita, saat sedang duduk memancing bersama teman-temannya, korban langsung tersungkur jatuh. Saat korban tersungkur, teman korban yang berada disebelahnya kaget dan langsung menolong korban dengan mengangkat dan membawanya kepinggir bendungan. Tidak lama kemudian korban menghembuskan napas terakhirnya/meninggal di lokasi pemancingan. "Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi saksi bahwa pada saat korban memancing banyak pihak keluarga yang ikut memancing ditempat tersebut dan korban diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi" Kata AKP Bambang. Kemudian korban langsung dibawa pulang kerumahnya menggunakan ambulans Desa Jago. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan Outopsi yang dituangkan dalam surat penolakan outopsi dan ditanda tangani oleh pihak keluarga diatas materai. Sumber : Kasihumas Polres Loteng (Iptu Susan V Sualang) Pewarta : @Akub.@gtn.com
Sebelumnya
Forkopimda Kota Sukabumi Sidak Harga Komoditi...
Selanjutnya
Polairud Polda NTB Gelar Simulasi Penyelamatan Jelang WSBK...

Berita Terkait :