Habib Sholeh Assegaf selaku pimpinan pondok pesantren tersebut menyampaikan, bahwa kemajemukan dalam suatu negara harus di jadikan satu kekuatan, bagaimana negara ini bisa berdaulat adil dan makmur, serta mendapatkan rahmatil allamin. Dan untuk meng aplikasikan Islam yang rahmatan Alamin,tidak bisa di lakukan sendiri2,namun perlu dukungan semua pihak khususnya pemerintah,maka kami mengharapkan dukungan yang real.Pp Daarussagaf yang sedang membangun ini memiliki misi mulia,yaitu menghasilkan anak2 didik yang mampu dalam ilmu agama,pertanian,dan tekhnologi.sekaligus pesantren Daarussagaf sebagai generator imam,Islam,Ihsan dan ekonomi.
Beliau juga menambahkan belum pernah yang namanya habaib juriyah rasul dalam perayaan maulid nabi Muhammad saw menayangkan acara seni wayang golek, karena kami sadar dan tahu apa arti sebuah sejarah, bahwa dalam pewayangan itu juga terkandung kaidah dan pendidikan2 keagamaan , Seperti halnya yang telah di lakukan oleh salah satu wali songo.
Saya tidak mau kesan dari habib itu hanya bisa memakai jubah dan berjangggot panjang, tapi tidak berpikir maju dan tidak tahu akan artinya sebuah perjuangan dalam menyebarkan agama Islam di negara Indonesia ini.
lebih jauh habib menyampaikan " Negara kita ini negara multi ragam dari mulai agama,adat dan bahasa dan sudah disatukan menjadi negara kesatuan republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan bhineka tunggal ika mari kita kembalikan kepada tujuan perjuangan bangsa ini agar kita mendapatkan rahmatil Alamin , dengan Harapan dan cita - cita kami santri pp daarussagaf ini Harus menjadi pilar dan ikon pemersatu bangsa pungkas nya.
( Sumber : Ketua PWRI Kab.Sukabumi |@sp.Red@ksi.gtn.com
)