Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
Selasa, 15 September 2026
Pilih Mode:
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Kecelakaan - GTN Politik - GTN Pendidikan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Terbesar Asia Tenggara, Tegaskan Pentingnya Kepercayaan Investor

by Gardatipikornews.com
08 November 2025 - 215 Views

Cilegon  || Gardatipikornews.com -- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan pabrik petrokimia milik PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Jalan Raya Merak Km 116, Kota Cilegon. Proyek bertajuk Lotte Chemical Indonesia New Ethylene Project (LINE Project) ini merupakan investasi petrokimia terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai mencapai USD 4 miliar atau sekitar Rp64 triliun.

Dalam peresmian yang turut dihadiri jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju dan Gubernur Banten Andra Soni, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangga atas rampungnya proyek strategis yang menjadi simbol kerja sama erat antara Indonesia dan Korea Selatan.

“Kita harus dukung investasi, karena mereka datang membawa kepercayaan dan manfaat bagi kita,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menekankan bahwa keberhasilan investasi tidak hanya bergantung pada nilai ekonomi, tetapi juga pada kepastian hukum dan stabilitas regulasi. Ia menegaskan bahwa sistem hukum yang kuat, adil, dan tertib adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan dunia usaha.

“Kepercayaan inilah yang menjadi kunci kemakmuran bangsa,” tegasnya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa proyek ini mulai dibangun pada 2022 dan mulai beroperasi pada Oktober 2025. Fasilitas ini dirancang untuk memproduksi ethylene dan propylene, bahan baku utama bagi industri hilir seperti alat medis, kabel listrik, dan komponen otomotif.

“Hari ini proyek besar ini diresmikan sebagai wujud komitmen kerja sama dua negara,” kata Bahlil.

Dengan beroperasinya LINE Project, Provinsi Banten semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat industri strategis nasional. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat berkomitmen memperkuat perekonomian berbasis investasi dan hilirisasi industri.

(@Red@ksi.gtn.com**

Sebelumnya
Program Pisew Desa Cogreg Kec. Parung Kab. Bogor Dikerjakan Dengan Papan Informasi Jelas...
Selanjutnya
Sekjen Gerindra Sugiono Merespons Pro Kontra Usulan Pahlawan...

Berita Terkait :