Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

*Semakin Merebak dan Tumbuh Suburnya Perdagangan Manusia di NTB*

by Gardatipikornews
17 November 2022 - 604 Views
ini Penjelasan Bang Raden.. ⤵️⤵️⤵️⤵️

LOMBOK - NTB | Gardatipikornews.com -


Beberapa awak media menyambangi kediaman seorang politisi, pengamat sekaligus penulis Lombok Timur, Yang tidak bukan adalah bang Raden sapaan akrabnya. Sambil menikmati kopi morning bersama, tim Media menanyakan prihal ketenaga kerjaan luar negeri atau yang sering di sebut buruh migran(CPMI,PMI)Bataubsejenisnya.Sambil mengangkat gelas kopi nya bang Raden mengawali dengan ajakan mari ngopi, kopi Lombok kaya dan mantap sapanya sambil sedikit promo tentang kwalitas SDA Pulau Lombok khusuanya tentang KOPI. Raden yang memiliki nama lengkap, R.Andi Purwono Amd. Menyampaikan kepada tim bahwa dengan melihat marak dan nerebaknya pertumbuhan biro jasa perlindungan dan masalah ketenaga kerjaan di NTB dan dengan tingginya kasus kasus PMI yang ada, Ini artinya perdagangan manusia di Nusa Tenggara Barat ini sangat subur terangnya. Suburnya Perdagangan manusia itu sendiri bisa subur karena minimnya lapangan pekerjaan dan rendahnya animo masyarakat untuk berinovasi dan berusaha di negeri sendiri. Kalau kita menyinggung akan rendahnya mutu SDM kita itu salah besar tegas Raden. Sumber daya dan skil masyarakat kita yang ingin berangkat ke luar negeri itu di atas rata rata dan siap pakai kok begitu pula kondisi fisiknya.tambah Raden. Cuma masalah utama tingginya minat Buruh migran ini di pacu masalah "cuan" dan tingginya intensitas promo Perusahaan jasa pengiriman tenaga kerja yang menjamur di NTB. Kenapa ini terkesan memperdagangkan manusia terangnya, Karena apapun alasannya baik pemberangkatan resmi atau ilegal lah namanya,produk yang di eksport ke luar negeri tetap manusia bukan barang.tambah Raden. Meskipun demikian akan tetapi kita tetap akui bahwa pemerintah sudah membuat aturan main dan prime hukum dalam bisnis dan penyelenggaraan PJTKI ini,ia (Bang Raden) yakin masyarakatpun sangat pengharapkan keterlibatan pemerintah secara serius sebagai orang tua kandung dalam urusan PJTKI ini dan Setiap lembaga pendamping, dalam urusan ini harus jalan sesuai relnya masing masing.tutup Bang Raden *Red/gtn.ntb*
Sebelumnya
*Setelah Beberapa Bulan Sempat Terhenti , Kini Bripka Agus Salim Kembali Laksanakan Program...
Selanjutnya
Bhabinkamtibmas Pasirhalang, Polsek Sukaraja Bersama Babinsa Pasirhalang Melaksanakan Patroli...

Berita Terkait :