Gardatipikornews.com
- Penyebaran telur nyamuk ber-wolbhacia di wilayah Desa Tegal Kertha ditunda membuat Kepala Desa Tegal Kerta tidak bisa berbuat banyak. Kesiapan masyarakat nya untuk menjadi bapak asuh bagi telur telur nyamuk ber-wolbhacia harus ditunda, padahal pihaknya sudah siap dan mendukung program pemerintah kota untuk menekan angka DBD di wilayahnya, Ujar Putu trisna jaya ketika ditemui di Kantor Desa Tegal Kertha. Padahal Desa Tegal Kertha Denpasar Barat siap menjadi wilayah pertama untuk menerima telur nyamuk ber wolbhacia karena sesuai dalam materi sosialisasi yang juga dihadiri juga oleh Wakil Walikota Denpasar disampaikan bahwa sudah banyak riset yang dilakukan oleh pakar terkait bahwa inovasi ini sangat membantu menekan angka DBD. Apalagi musim hujan sudah tiba saat ini, masalah penyakit Demam Berdarah selalu menjadi momok padahal kita sudah sangat maksimal bekerja bersama para Jumantik kontrol dari rumah ke rumah mengecek sarang nyamuk agar di kuras biar tidak ada genangan air. Akan tetapi tetap saja masih terjadi kasus Demam Berdarah. Namun pihaknya sekarang hanya bisa menunggu dan menghimbau masyarakat terkait kegiatan penebaran telur Nyamuk Ber Wolbachia ini. Alangkah baiknya pemerintah bisa mengambil langkah tegas agar tidak terjadi kebingungan di masyarakat tanpa kejelasan kapan akan lanjut atau mungkin di tolak. ( @Kaperwil Bali )
Denpasar, BALI |