Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Tiga Adik Korban Ayah Bejad di Nagrak Tinggal Tampa Orang Tua di Rutilahu Butuh Bantuan

by Gardatipikornews
02 Juni 2023 - 889 Views
Kabupaten Sukabumi |

Gardatipikornews.com


-  Korban kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh Ayah bejat S (46) kepada anak kandungnya P (20) hingga hamil, butuh perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Peristiwa yang sangat memalukan ini, terjadi di wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan kasusnya cabul ayah kandung ini sudah ditangani oleh Polres Sukabumi melalui unit PPA Polres Sukabumi. Pelaku S yang telah mempunyai 7 Orang Anak ini, harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. Sementara itu, dari penelusuran awak media. Selain korban P (20) masih ada korban lain yang merasakan dampak akibat perbuatannya S, Tiga orang anak dari pelaku S yang masih duduk di bangku sekolah juga menderita secara Psikologis dan juga harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Tiga adik Korban saat ini terpaksa tinggal bersama kakaknya di rumah yang ditinggali oleh pelaku S. Sedangkan Ibu korban masih bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar Negeri. "Tiga adik korban masih duduk di Tingkat SD, SMP dan SMA mereka semua butuh bantuan dan perhatian dari pemerintah pusat dan daerah, saat ini, kalau melihat kondisi rumahnya juga sangat tidak layak," ungkap Maman Tokoh Masyarakat setempat, Sabtu (02/06/2023). Lanjutnya, kalau bisa ibu Menteri Sosial juga bisa turun melihat kondisi dari anak korban S yang saat ini butuh perhatian serius. "Kalau bisa Bu Menteri Sosial juga bisa hadiri untuk melihat kondisi anak yang menjadi korban dari pelaku S," tambahnya. Sementara itu, dari pemerintah desa setempat telah melakukan berbagai upaya untuk membantu, baik untuk pemulihan secara psikologis dan juga memberikan bantuan pangan untuk keluarga. "Kami sangat prihatin dan peduli dengan kondisi anak-anak dari pelaku yang menjadi korban perbuatan dari S. Makanya sampai saat ini, Pemdes terus memperhatikan kebutuhan korban walaupun kemampuan desa masih terbatas," pungkasnya Kades. Pewarta: @Mardi GTN kabiro kab Sukabumi
Sebelumnya
Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Kretek 2 di Kabupaten...
Selanjutnya
Polres MBD Gelar Juma'at Curhat Tingkatkan...

Berita Terkait :