Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Ada 7 Desa Jadi Percontohan Desa Relegius Mubarokah, "Ini Pesan Bupati

by Gardatipikornews
15 Agustus 2021 - 634 Views

Sukabumi - Gardatipikornews.com


Membangkitkan pertumbuhan ekonomi Indonesia ditengah pandemi Covid-19, salah satunya harus berangkat dari desa. Hal tersebut, disampaikan Bupati Sukabumi H Marwan Hamami, usai membuka Webinar Mudzakarah Ekonomi Syariah dan Pelatihan Peningkatan Mutu Satgas Desa Religius Mubarokah secara virtual, Jum'at 14 Agustus 2021 kemarin. "Dengan adanya terobosan dan inovasi desa religius mubarokah, tentunya bermanfaat bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Apalagi, kegiatan atau inovasi seperti ini bermanfaat dan sejalan dengan harapan Bapak Presiden RI Joko Widodo. Di mana, pertumbuhan ekonomi yang dirasakan terjun, harus kembali pulih dengan berangkat dari desa," kata Marwan Hamami, dalam pesan rilisnya, Sabtu 14 Agustus 2021. Apalagi, Bupati menilai, Desa merupakan salah satu ujung tombak yang menggerakan potensi pertumbuhan ekonomi secara baik. Apalagi daerah Kabupaten Sukabumi terluas se-Jawa dan Bali, memiliki kekayaan sumber daya alam dan manusia yang melimpah. "Semua potensi yang dimiliki dan sangat berlimpah dan semua ada, mulai alam, laut maupun potensi sumber daya manusia yang berkualitas dan berprestasi. Pertumbuhan ekonomi kembali pulih secara maksimal, tentu harus didukung oleh seluruh komponen dengan bergerak bersama dan yakin rakyat bisa sejahtera," jelas Marwan. Menurut Marwan, dalam mudzakarah ekonomi syariah harus ditunjang dengan berbagi ilmu dan pengalaman dalam memakmurkan masjid serta pengembangan ekonomi syariah. "Guna upaya menciptakan desa religius mubarokah yang dicetuskan, harus bisa memberikan daya dongkrak yang kuat dalam mempercepat terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang religius, maju, dan inovatif menuju masyarakat sejahtera lahir dan batin," papar Marwan. Sementara itu, Mahmudi Kades Bantaragung, menyambut baik inovasi Desa Religius Mubarokah, diharapkan bakal menjadi pemicu gerakan bersama-sama dalam membangun perekonomian Kabupaten Sukabumi yang religius dan kuat. "Semoga keberadaan Satgas Desa Religius Mubarokah, semua permasalahan umat Islam yang kerap muncul bisa terselesaikan. Dari desa mubarokah, semoga terus berkembang menjadi Kabupaten Sukabumi mubarokah dan maju," singkatnya. Untuk diketahui, Sebanyak tujuh desa menjadi percontohan Desa Religius Mubarokah, diantaranya Desa Bantaragung, Kecamatan Jampangtengah, Mekarjaya, Kecamatan Warungkiara, Cipendeuy, Kecamatan Surade, Sukadamai, Kecamatan Cicantayan, Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Pondok Kaso Landeuh, Kecamatan Parungkudan, dan Desa/Kecamatan Kadudampit.( RS & AR)
Sebelumnya
Dies Natalies STIE PGRI Sukabumi ke-28, BEM Gelar Aksi Sosial dan...
Selanjutnya
Kementerian Agama Hentikan Penerbitan Kartu Nikah Fisik, Digitalisasi Jadi Alasan...

Berita Terkait :