Bogor - Gardatipikornews.com.
Rasa cinta dan kasih kepada anak yatim dan lansia tak mampu telah mengetuk hati paling dalam pengurus Ormas BPPKB Banten Ranting Desa Kutipan untuk saling berbagi.
Jumat, 13 Agustus 2021, ba’da Shalat Jum’at bersama Ketua BPPKB Banten PAC Ciseeng Mulyadi Tato, bersama Waka I Dede. S, Waka II Doni Rahman, Waka III Aril, Humas Dedi, bersama Yeni, Jamilah dan Ria hadir di Sekretariat BPPKB Banten Ranting Desa Kuripan.
Ketua BPPKB Banten Ranting Desa Kuripan Ghondil, bersama Penasehat: Undan. M, Ajat Sudrajat, Sekjen Jaja. M/Kopral, Bendahara I Silay, Bendahara II Didi Pry, Waka I Imet, Waka II Beni, Waka III Alay, Humas: Tomik, Alfian, Enjar, Satgas: Imong, Acong, Irwan menggelar santunan yatim dan duafa/lansia.
Mereka menyadari saat ini penyebaran virus Covid-19 telah berlangsung selama 2 tahun, membuat penderitaan panjang bagi masyarakat luas, terutama di wilayah Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.
Ketua BPPKB Banten Ranting Desa Kuripan Kecamatan Ciseeng Ghondil serta para pengurus BPPKB Banten PAC Ciseeng Bersatu secara door to door menyalurkan 80 paket sembako kepada anak yatim serta kaum duafa.
Penyaluran bantuan sembako oleh jajaran pengurus BPPKB Banten tersebut selain untuk para anak yatim dan jompo/duafa, sekaligus menyambut dan memperingati HUT Republik Indonesia yang ke 76.
Ketua BPPKB Banten Ranting Desa Kuripan, Ghondil saat ditemui awak media yang juga ikut hadir dalam penyaluran sembako kepada anak yatim serta duafa tersebut mengatakan: “Apa yang kami lakukan sekadar memberikan motivasi kepada ormas-ormas yang ada di wilayah Kecamatan Ciseeng, agar ingat akan kehidupan para anak yatim dan lansia. Anak yatim merupakan anak kita juga, mereka telah ditinggal ayahnya disaat masih mereka sangat membutuhkan kasih sayang dan perhatian sang ayah. Untuk membahagiakan mereka, membuat mereka tersenyum, adalah tugas kita sesama ummat muslim." (Agustion/Koord. Bogor Raya)