Lebak Banten || Gardatipikornews.com -- Dengan adanya anggaran dan bosp dari pemerintah untuk membantu perkembangan sekolah supaya sekolah agar terlihat lebih baik dan bisa di gunakan dengan layak.
Namun beda dengan SDN 2 sanghiang yang terlihat sangat kumuh yang terletak di wilayah kp.sampureun Desa.sanghiang kec.maja keb.lebak Banten.
Beberapa kali awak media investigasi ke lapangan untuk memastikan dan untuk meminta keterangan dan kebenarannya bukan hanya sekedar informasi dari luar saja namun setelah awak media melakukan investigasi kelapangan memang sekolah tersebut terlihat sangat kumuh.
Ada dugaan sekolah tersebut biaya pemeliharaan nya tidak di gunakan dan tidak di laksana kan seperti yang sudah di cantumkan di dalam arkas Dan yang telah di anggarkan.
Anggaran biaya untuk SDN 2 sanghiang untuk satu tahun anggaran Rp 10.580.000 untuk satu tahun anggaran 2025 dan untuk di tahun anggaran 2024 Rp 26.090.000 dalam waktu 2 tahun berturut-turut sekolah tersebut terlihat seperti gitu aja bahkan di atap sekolah ada rumput halaman sekolah juga terlihat tidak Terpelihara
Subur Riyanto Kepala sekolah SDN 2 sanghiang hingga saat ini susah untuk di temui diduga oknum kepala sekolah tersebut alergi terhadap wartawan sehingga ia menghindar pada saat mau di pertanyakan terkait dengan anggaran perawatan yang di duga tidak di laksanakan hingga berita ini di tayangkan
Seperti yang sampaikan oleh Asep ruswandi Kami sebagai pemerhati pendidikan hal ini sangat di sayang kan dengan adanya sekolah tersebut yang tidak terawat seakan tidak ada penghuni sekolah nya harapan kami terhadap pemerintah baik dinas pendidikan maupun inspektorat dan BPKP dan pihak kejaksaan kabupaten Lebak untuk segera melakukan audit
Pewarta : @Samsudin GTN