Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Digitalisasi Dan Tantangan Minat Membaca Peserta Didik Di Era Pembelajaran Modern

by Asep Ruswandi, S. Pd
07 Maret 2026 - 138 Views

Gardatipikornews.com -- Di era perkembangan teknologi yang begitu pesat, digitalisasi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan. Kehadiran internet, perangkat gawai, serta berbagai platform pembelajaran digital telah mengubah cara peserta didik memperoleh informasi dan belajar. Namun di balik kemudahan tersebut, muncul pula berbagai tantangan, terutama terkait dengan kebiasaan membaca dan kualitas pembelajaran peserta didik.

Digitalisasi pada dasarnya memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan. Melalui teknologi digital, peserta didik dapat mengakses berbagai sumber pengetahuan secara luas dan cepat. Buku elektronik (e-book), jurnal online, video pembelajaran, hingga kelas daring membuka peluang bagi siswa untuk belajar kapan saja dan di mana saja. Guru juga dapat memanfaatkan berbagai aplikasi pendidikan untuk membuat proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menarik.

Namun, di sisi lain, digitalisasi juga membawa dampak yang tidak bisa diabaikan. Salah satu dampak yang cukup terlihat adalah menurunnya minat membaca secara mendalam pada peserta didik. Banyak siswa yang lebih terbiasa membaca informasi secara singkat melalui media sosial, pesan instan, atau konten digital yang bersifat cepat dan instan. Kebiasaan ini membuat kemampuan membaca kritis dan pemahaman mendalam terhadap suatu bacaan menjadi berkurang.

Selain itu, penggunaan gawai yang tidak terkontrol juga seringkali mengalihkan perhatian peserta didik dari kegiatan belajar. Tidak sedikit siswa yang lebih tertarik membuka media sosial, bermain gim, atau menonton video hiburan dibandingkan membaca buku pelajaran atau literatur pendidikan. Akibatnya, digitalisasi yang seharusnya menjadi sarana pendukung pendidikan justru dapat menjadi distraksi dalam proses pembelajaran.

Meski demikian, digitalisasi tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Justru tantangan utama terletak pada bagaimana teknologi tersebut dimanfaatkan secara bijak dan terarah dalam dunia pendidikan. Guru, orang tua, serta lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam membimbing peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana belajar yang produktif.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengintegrasikan literasi digital dalam proses pembelajaran. Peserta didik perlu diajarkan bagaimana cara mencari informasi yang kredibel, membaca secara kritis, serta memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengetahuan. Guru juga dapat mendorong kegiatan membaca digital yang berkualitas melalui perpustakaan digital, tugas resensi buku elektronik, atau diskusi berbasis literatur.

Pada akhirnya, digitalisasi merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari dalam perkembangan zaman. Oleh karena itu, dunia pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut. Jika dimanfaatkan secara tepat, teknologi digital justru dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan menumbuhkan kembali budaya membaca di kalangan peserta didik.

Era digital seharusnya tidak mematikan minat membaca, tetapi justru membuka pintu bagi generasi muda untuk lebih mudah mengakses ilmu pengetahuan dan memperluas wawasan mereka. Tantangannya adalah bagaimana menjadikan teknologi sebagai sahabat dalam belajar, bukan sebagai penghambat dalam proses pendidikan.

Penulis : Asep  Ruswandi, S.Pd

Editor : Red@ksi.gtn.com**

Sebelumnya
DPC KWRI Kabupaten Tangerang Berbagi Takjil Kepada...
Selanjutnya
Warga Masyarakat Muara, Keluhkan Jalan Rusak Parah Bagai Kali...

Berita Terkait :