Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Diduga Pembangunan Jalan Beton Yang Hanya Berusia Seumur Jagung Sudah Rusak Lagi.

by Gardatipikornews
08 September 2021 - 40 Views

Sukabumi - Gardatipikornews.com


Pembangunan infrastruktur di tiap wilayah memang sedang di "genjot" oleh Pemerintah baik Pusat Maupun Pemerintah Daerah guna menunjang bangkitnya ekonomi masyarakat di tengah situasi pandemi yang masih belum hengkang dari negeri tercinta ini.Namun demikian,ada hal yang ganjil dari sebuah Proyek Pembangunan jalan kawasan lingkungan di Kp. Pasir Muncang Rt.03/02 Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi,yang bernilai Rp.146.921.000,- dan bersumber dari Anggaran DPA SKPD Pemda Kab.Sukabumi Tahun 2021.Rabu, 08/09/21. Menurut salah seorang tokoh Masyarakat H.Jamal yang di wawancarai awak media menjelaskan bahwa warga masyarakat awalnya sangat bersyukur dengan adanya pembangunan di wilayahnya,akan tetapi melihat hasil kinerja Pemerintah khususnya Dinas Perkimsih Kab.Sukabumi dan pihak pelaksana kegiatan,sangat mengecewakan! Hal ini tidak terlepas dari kualitas jalan beton yang kurang lebih 2 minggu rampung di kerjakan sudah rusak kembali dan berlubang tergenang air. Tokoh masyarakat yang lain A.Samsudin juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak Dinas Perkimsih dalam melakukan pengawasan kepada pihak CV selaku pelaksana kegiatan,beliau juga telah mengutarakan keluhan warganya kepada pengawas dari Dinas Perkimsih,Namun sampai saat ini tidak ada tanggapan dan solusi untuk menyelesaikan kisruh keluhan warganya tersebut. "A.Samsudin juga mengatakan bahwa jalan lingkungan yang baru rampung di kerjakan ini sangat di butuhkan warga apalagi jalan tersebut merupakan akses utama menuju Tempat Ibadah Mesjid Jami dan Ladang Warga,jadi beliau berharap agar pihak dan Dinas Terkait segera menindak lanjuti laporan warga ini dan memperbaikinya. Sementara itu di kesempatan yang sama ada salah seorang warga (Agus) yang ikut memberikan keterangan tentang keluhan atas gaji angkut material dan pemasangan paping blok yang belum di bayarkan oleh pihak CV/pelaksana kegiatan. Berdasarkan beberapa keluhan warga dan temuan awak media di lokasi,patut diduga proyek tersebut menyalahi aturan dan RAB yang ada juga patut diduga menggunakan material yang kurang berkualitas sehingga jalan rabat beton tersebut hanya bertahan beberapa hari serta rusak kembali tergerus air hujan. Pihak pemerintah Desa Margaluyu H.Saepuloh (Kepala Desa Margaluyu) dalam keterangannya saat di komfirmasi oleh awak media menjelaskan bahwa pihaknya sudah mendengar dan menerima laporan masyarakat tentang proyek jalan tersebut dan berjanji akan segera meninjau lokasi dan melanjutkan laporan warga tersebut ke pihak dan Dinas terkait. "Sementara itu,pihak pelaksana kegiatan CV Dita Pratama sangat di sayangkan saat ingin di kompirmasi terkait hal tersebut diatas melalui sambungan telepon,tidak pernah di angkat. Di harapkan pihak dan Dinas terkait segera turun kelokasi untuk meninjau langsung dan menindak lanjutinya supaya hal serupa tidak terulang dan hal ini sangat merugikan masyarakat. ( Team Investigasi)
Sebelumnya
Puskesmas Ciseeng Gelar Vaksinasi Di SMPN II Ciseeng Dihadiri Koramil 0621-22/Parung Staf Kecamatan...
Selanjutnya
Lepas Kelas I Tanggerang Kebakaran, Puluhan Orang...

Berita Terkait :