Bogor || Gardatipikornews.com -- Walau sebelumnya turun gerimis namun kegiatan Mini Soccer yang digelar Ormas PPBNI SATRIA BANTENN Dpc Kab. Bogor dan Dpac Ciseeng tetap berjalan (Rabu, 19 Agustus 2026 Pukul. 20.00). Grrand Final memperebutkan Juara 1 dan Juara 2 antara Heulang Muara Fc Vs Betiti Fc.
Awak media yang juga sebagai penasehat Ppbni Satria Banten Dpc Kab. Bogor bersama-sama Ketua Kang Mulyadi, Waka Dede, Humas Dedi, Herman Patok, Ketua Dpac Ciseeng Ahmad Rifai (Rw Play), Ketua Pac. Parung Beny Nirwana dan para Ketua Ranting e Kec. Ciseeng menyambut kehadiran Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah SH, Iptu Buana, Aipda Ade S, Aipda Asep Mulyana, Aipda Dodi Wansyah, Aipda Ilham, Hendra (KNPI), Alan Sudarmadi (Katar Ciseeng), Sufyan Hadi, Srrikandi Satria Banten, Komarodin (Pemcam Ciseengg), Koni Kab. Bogor.
Diawal pembukaan grand final Mini Soccer Ketua PPBNI SATRIA BANTEN Dpc. Kab. Bogor Mulyadi memberi kata sambutannya. Ia mengucapkan rasa terimakasih atas kehadiran Kapolsek Parung, Perwakilan Kec. Ciseeng, serta undangan lainnya dalam kegiatan final Mini Soccer malam ini. Berhatap agar tim yang ikut dalam acara memeriahkan Hut RI ke 81, bertanding di Mini Soccer dapat bermain secara fairplay. Apalagi yang bermain adalah anak-anaknya di PPBNI SATRIA BANTEN. Trophy yang diperebutkan adalah trophy dari: Ppbni Satria Banten, Polsek Parung, Pemcam Ciseeng dan Koni Kab. Bogor. Insha Allah beberapa bulan ke depan beliau kembali akan menggelar Mini Soccer dengan hadiah menarik.
Selanjutnya Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah SH dengan rasa gembira memberikan apresiasi dan bangga kepada tim sepakbola dan supporter yang hadir dimana kompetisi bisa berjalan kondusif.
"Saya merasa sangat bangga, terharu, sekaligus memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya turnamen PPBNI SATRIA BANTEN Kab. Bogor ini. Turnamen ini bukan kegiatan yang berlangsung sehari atau seminggu saja, tetapi telah berjalan hampir satu bulan lebih, dari bulan Juni hingga Agustus. Alhamdulillah, selama pelaksanaan turnamen, tidak pernah terjadi kejadian ataupun insiden yang mengganggu keamanan dan ketertiban. Untuk itu, saya sangat salut dan sangat menghargai kepada seluruh pihak yang telah terlibat, termasuk para pemain, panitia, masyarakat, dan tentunya para suporter. Semuanya telah menunjukkan bahwa turnamen ini dapat menjadi contoh bagi penyelenggaraan kegiatan olahraga di wilayah lainnya.
Mudah-mudahan ke depan turnamen ini semakin besar dan mendapatkan dukungan yang lebih kuat dari pemerintah, khususnya dalam penyediaan fasilitas olahraga.
Tadi saya juga sudah berdiskusi dengan Ketua Mulyadi, beliau saat ini sudah berkiprah di tingkat kabupaten, mudah-mudahan ke depan Kecamatan Ciseeng dapat memiliki sport center atau pusat olahraga yang representatif. Tidak hanya stadion sepak bola, tetapi juga lapangan mini soccer, basket, bulu tangkis, dan fasilitas olahraga lainnya. Dengan demikian, bibit-bibit muda yang memiliki bakat di Kecamatan Ciseeng dapat terus dikembangkan sehingga mampu berprestasi, baik di tingkat Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, tingkat nasional, bahkan mudah-mudahan sampai tingkat internasional."
"Saya melihat sendiri begitu banyak anak-anak muda yang memiliki bakat luar biasa. Termasuk tadi dari tim perempuan, penampilannya juga sangat luar biasa.
Mari kita berikan tepuk tangan untuk masyarakat Kecamatan Ciseeng! Selanjutnya, khusus untuk pertandingan final ini, saya berpesan kepada kedua tim agar terus menjunjung tinggi sportivitas. Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang terpenting, kita semua tetap menjaga persaudaraan, karena kita semua adalah saudara.
Di momentum 81 tahun Indonesia merdeka ini, kegiatan seperti turnamen olahraga merupakan salah satu bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan. Kita memberikan ruang kepada generasi muda untuk berkarya, berprestasi, dan membangun kebersamaan.
Semoga dari turnamen ini lahir bibit-bibit unggul yang nantinya mampu mengharumkan nama Kecamatan.
Jurnalis : Agustion
Publikasi : Red@ksi.gtn.com