Sukabumi, Jawa Barat || Gardatipikornews.com
_ Pasca bencana alam yang menimpa kabupaten Sukabumi Jawa barat,banyak menyisakan derita warga dan juga terhambat nya anak anak menimba ilmu Salah satu contoh di SDN cisarua,yang notabene kelas jauh dan terdiri dari kelas satu (1) samapai kelas empat (4) yang berada di kampung Pojok Rt 24/ 10 desa Purabaya kecamatan Purabaya kabupaten Sukabumi Jawa barat,anak anak terpaksa belajar di dalam tenda yang di sediakan atas inisiatip waga masyarakat sekitar kampung Pojok Rt 24/10 dan atas hasil kerjasama para guru pendidik mendirikan tenda darurat untuk para murid melaksanakan proses KBM kegiatan belajar mengajar.
Menurut keterangan ketua Rt 24/10 desa Purabaya ACA biasa disapa begitu menuturkan kepada awak media pada selasa 7/1 2025 bawasannya pasca bencana alam di Sukabumi yang lalu di kampung kami pun dampak nya sangat patal salah satunya Ruang kelas temapat anak anak sekolah belajar,mengalamai pergerakan tanah sehingga bangunan sekolah MIRING tidak bisa digunakan lagi tutur nya dan hal tersebut sangat menghawatirkan keselamatan jiwa anak didik dan para guru pendidik tuturnya
Oleh karena itu warga masyarakat lingkungan kami khusus nya umumnya warga desa Purabaya dan para guru,berjibaku inisiatf membuat tenda untuk proses KBM kegiatan belajar mengajar anak anak walau jauh dari nyaman,setidaknya anak anak bisa berteduh dan bisa mengikuti pelajaran tutur ketua RT.
Awak media mencoba menghubungi kepala sekolah SDN Cisarua TATANG guna meminta keterangan lebih detil terkait kebutuhan medesak hingga jumlah siswa yang berada di kelas jauh tersebut,Namun sayangnya TATANG selaku kepala sekolah dan K3S kecamatan Purabaya tidak berkenan mengangkat telepon dari Awak media,
Hendaknya kepada pihak terkait terutama dinas Pendidikan kabupaten Sukabumi ataupun Provinsi jawa barat untuk segera turun tangan,guna untuk relokasi bangunan supaya proses kegiatan belajar mengajar para siswa aman dan lancar
@MardiGTN.com