Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Pendidikan - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Ribuan Guru Honorer di Garut Turun Kejalan Tuntut SK ASN 2024 dan Penambahan 3000 Honorer

by Gardatipikornews
22 Februari 2024 - 401 Views

Garut, Jawa Barat |

Gardatipikornews.com

- Aksi demonstrasi ribuan honorer Kabupaten Garut dari Forum Aliansi Guru dan Karyawan (FAGAR) memenuhi depan Kantor DPRD Garut pada Kamis (22/02/2024). Demonstran ini bersatu untuk menuntut pengangkatan mereka sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2024 ini.

Pengharapan utama dari para honorer adalah diterbitkannya Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai ASN tahun 2024, serta penambahan kuota sebanyak 3000 pada tahun yang sama.

Para peserta aksi berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut, berkumpul di depan gedung DPRD Kabupaten Garut, mengekspresikan aspirasi dan hak-hak mereka.

"Dalam rangkaian demo, juga dilakukan istighosah yang dipimpin oleh Ust. Irfan, menambah dimensi spiritual dalam tuntutan mereka.

Wakil Ketua Umum FAGAR Kabupaten Garut, Ma’mol Abdul Faqih, menyampaikan orasinya dengan penuh keyakinan. “Saya yakin perjuangan ini, rekan-rekan yang datang dari berbagai daerah, saya yakin ini akan menjadi berkah dan terwujudkan,” ujarnya.

Faqih menekankan bahwa pengabdian para honorer selama puluhan tahun harus dihargai dan diberdayakan oleh pemerintah. Aksi turun ke jalan ini merupakan upaya para honorer untuk menuntut pemerintah agar segera menurunkan SK pengangkatan mereka sebagai ASN.

Aspirasi ribuan honorer ini mencerminkan harapan dan keinginan masyarakat pekerja honorer untuk mendapatkan pengakuan dan hak yang setara dengan ASN. Dengan semangat persatuan, mereka berharap agar pemerintah memperhatikan dan merespons tuntutan mereka secara positif untuk menciptakan keadilan dalam dunia kerja.

( @Redaksi.gtn.com / @Kaperwil Jabar )

Sebelumnya
Sambut HUT ke- 78 Persit Kartika Chandra Kirana, Kodim Bojonegoro gelar Bakti Sosial Donor...
Selanjutnya
Menyikapi Maraknya Dugaan Money Politik Sejumlah Oknum Caleg Dapil 2, Dewan Pembina DPC PWRI...

Berita Terkait :