Kota Mataram-NTB || Gardatipikornews.com -
Minggu, 16/2/2024, Satuan Tugas Kota Mataram menyatakan sikap tegas terhadap pemberitaan yang tidak berimbang terkait Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, MA. Dalam pernyataan resminya, Satgas Kota Mataram mengecam keras penyebaran informasi yang di anggap tendensius dan tidak mengedepankan prinsip jurnalistik yang objektif.
"Kami sangat menyayangkan adanya pemberitaan yang tidak mengedepankan asas keberimbangan dan cenderung mengiring opini negatif terhadap TGB. Seharusnya, media memberikan informasi yang faktual, akurat, dan tidak menyesatkan publik, " Ujar Muhajidin.
Komandan Satgas Kota Mataram (Muhajidin) dan juga Sekjen Galih Sasak menegaskan pentingnya profesionalisme dalam dunia jurnalistik serta meminta semua pihak untuk tetap menjaga etika dalam menyampaikan informasi.
"Penggunaan istilah "kabur" atau "perlakuan istimewa" sangat subjektif dan bisa merugikan nama baik seorang ulama sekaligus tokoh yang memimpin NTB" kata Muhajidin di Mataram, Minggu(16/2/2025)
Dia menegaskan, eksposisi yang beredar mengkontruksi pandangan bahwa TGB Tidak bertanggung jawab dan ingin membiarkan dari kasus NCC.
"ini tidak berdasar. Begitu juga dengan istilah "diperiksa" harusnya ditulis lengkap "Menghadiri sebagai saksi". Ini penting agar mematuhi asas praduga tak bersalah. Pungkasnya
Muhajidin. Yang sekarang sebagai KCD Dikbud Malomba juga Sekjen Galih Sasak, judul berita yang kurang tepat dapat menyebabkan kesalahpahaman dan pemahaman yang bias dan menjatuhkan citra seseorang tanpa memberikan kesempatan untuk menjelaskan.
Lebih lanjut, "Muhajidin" berencana mengambil langkah hukum jika pemberitaan sepihak ini terus berlanjut dan berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. "Kami akan mempertimbangkan langkah hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna menjaga nama baik dan keadilan dalam pemberitaan," tambahnya.
Komandan Satgas Kota Mataram "Muhajidin" dan juga Sekjen Galih Sasak berharap semua pihak, terutama media massa, dapat lebih bertanggung jawab dalam menyampaikan berita dan mengutamakan prinsip-prinsip jurnalistik yang jujur serta transparan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum terverifikasi kebenarannya.
Sumber : Komandan Satgas Kota Mataram (Muhajidin)
Pewarta : Akub.gtn.com