Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Seminggu Kawanan Gajah Liar Rusak Kebun Warga di Tesso Gunung Sahilan, BKSDA Kemana?

by Gardatipikornews
06 Desember 2022 - 202 Views
KAMPAR | Gardatipikornews.com -  Sekelompok kawanan gajah mengobrak-abrik tanaman di perkebunan milik warga di daerah Tesso Desa Gunung Sahilan, Kampar sejak tujuh hari terakhir ini. Aksi gajah liar tersebut telah merusak puluhan hektar kebun warga. Dan kemungkinan akan terus beraksi mengingat kawasan tersebut memang merupakan perlintasan gajah. "Yang menjadi sasaran serangan gajah liar adalah kebun kelapa sawit warga di daerah Tesso Desa Gunung Sahilan," kata Rusli kepada awak media, Selasa, (06/12/2022). Rusli menyebutkan, kawanan gajah ini berjumlah belasan ekor mengobrak-abrik tanaman di kebun warga pada malam hari dan bahkan pada siang hari. Ia menambahkan, gangguan gajah itu diyakini akan terus berlanjut. Untuk itu, BKSDA Riau harus turun tangan untuk menghalau kawanan gajah. "Serangan kawanan gajah akan terus berlangsung. Sebab, daerah Tesso salah satu jalur lintasan gajah setiap tahun," katanya. Pemerintah harus memasang kawat kejut atau power fencing untuk memutuskan pergerakan gajah supaya tidak bisa masuk ke kebun warga. Rusli dan sejumlah warga mengaku sudah melaporkan persoalan ini ke pihak terkait. Dan telah melakukan pertemuan di Gedung Serba Guna Kantor Camat Gunung Sahilan sejak 30 November 2022 lalu. Namun sayangnya, hingga Selasa 6 Desember 2022 pihak dari BKSDA Riau atau pihak terkait lainnya belum ada yang turun ke lokasi. "Sementara kerugian warga sudah mencapai puluhan hekta. Bahkan ada tanaman warga sudah rusak parah oleh kawanan gajah ini," sesal Rusli. Ketua PPWI Riau Anasrul Mardiansyah turut menyoroti permasalahan konflik gajah dengan manusia di kawasan tersebut. Lambannya penanganan dari pihak terkait akan menambah persoalan tersendiri konflik gajah dengan manusia di kawasan tersebut. (

Pewarta : Anasrul Kaperwil Riau


)
Sebelumnya
Tiga Terduga Penyalah Gunaan Narkoba Jenis Shabu Di Tangkap Satres Narkoba Polres...
Selanjutnya
*6 Rumah Di Jampang Tengah Terancam Dan Tebing Sungai Cimandiri Tergerus Luapan...

Berita Terkait :