Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Pendidikan - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Spanduk Calon DPRD Pejuang UMP Bali Setarakan Dengan UMP DKI Jakarta Rp. 5 Juta di Rusak Oknum

by Gardatipikornews
08 Februari 2024 - 748 Views
Denpasar, Bali |

Gardatipikornews.com

  - Pemilu tanggal 14 Pebruari 2024 tinggal beberapa hari lagi, akan tetapi tensi politik di Kota Denpasar Bali makin naik tensi persaingan antar para Caleg Kontestan Politik tiap lima tahun sekali. Spanduk Calon DPRD Provinsi Bali Dari Partai Perindo Nomer Urut 1 A A GEDE AGUNG ARYAWAN, ST di rusak oknum tidak bertanggung jawab, spanduk yang beri slogan "BERJUANG UNTUK SETARAKAN UMP BALI DENGAN UMP DKI JAKARTA RP 5 JUTA" di rusak dan ada beberapa dicuri tangan jahil tidak bertanggung jawab; tegas A A Gede Agung Aryawan, ST di kediaman nya. Tokoh Masyarakat yang sangat peduli dengan Pendidikan dan Masyarakat kecil terzalimi dengan Upah Murah di Bali, yang mana saat ini UMP Bali hanya Rp 2,8 Juta selalu di kritisi dan menjadi perjuangan nya sudah cukup lama. Apalagi saat adanya Bantuan Dana Sosial BLT Rp 600 ribu untuk Masyarakat yang mendapatkan gaji lebih rendah dari Rp 3, 5 Juta dianggap sebagai sebuah hal yang sangat tidak baik dalam menjaga martabat manusia Bali yang sangat serius menjaga Adat dan Budaya Bali Lestari. Jadi masyarakat Bali yang bekerja dengan Gaji UMP Rp 2,8 Juta terasa sebagai masyarakat yang di hargai Murah karena adanya Bantuan Sosial BLT untuk Gaji Rp 3, 5 Juta kebawah. Bali sebagai Daerah Pariwisata Internasional berbasis Budaya jadi jauh di bayar dengan Upah sangat murah atau tidak layak; tegas Gung De Aryawan. Bali sebagai kunjungan wisata internasional sampai kepala Negara Maju pernah datang ke Bali dalam Acara KTT berakibat harga barang-barang kebutuhan dasar masyarakat sangat mahal, bahkan harga beras, minyak, garam, telur, celana dalam, sampo, sabun mandi, sandal jepit dll harga sama dan bahkan ada lebih Mahal dari Harga Jakarta. Perjuangan politik sebagai Calon DPRD untuk berjuang Setarakan UMP Bali Dengan UMP DKI Jakarta yang di tulis dalam spanduk banyak di rusak dan dicuri. Ini adalah Fakta jika banyak Oknum yang takut jika masyarakat Bali sejahtera dengan Upah Layak untuk Ajegkan Adat Budaya Bali; tutup Gung De Aryawan. ( @Red@ksi.GTN )
Sebelumnya
Wow! Aneh Pekerjaan Proyek APBD Gayo Lues, Dikerjakan Oleh Perusahaan Luar? Kontraktor Lokal Gigit...
Selanjutnya
Peringati Milad Ke 12, Ketum DPP LBH BALINKRAS Resmi Melantik DPC Priatim Sekaligus Menggelar...

Berita Terkait :